Revitalisasi Jadi Cara Polresta Bandung Pertahankan Nilai Sejarah dan Fungsi Jembatan Leuwi Kuya

Bandung Raya835 Dilihat

Kabupaten Bandung – Sebuah jembatan bersejarah di Kabupaten Bandung selesai dilakukan revitasliasi oleh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung, bekerjasama dengan Pemkab Bandung

Nama Jembatan Leuwi Kuya kembali terdengar setelah sebelumnya dilakukan revitalisasi, agar daat kembali digunakan oleh masyarakat dan lebih bermanfaat.

Dibangun sejak zaman kolonial Belanda, atau tepatnya pada 1922, Jembatan Leuwi Kuya yang berada di Desa Sadu, Kecamatan Soreang itu memiliki fungsi yang sangat vital bagi warga sekitar.

Baca juga: Cetak Sejarah, Mentan Amran Sulaiman Sebut Stok Beras Nasional Tembus Lima Juta Ton Lebih

Revitalisasi yang sudah dilakukan membuat jembatan tersebut kini tampak kembali kokoh dan kuat, serta aman bagi siapapun yang melewatinya.

“Jembatan ini bukan hanya sarana penghubung tetapi juga memiliki nilai sejarah yang harus kita jaga bersama,” kata Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono, Jumat (24/4/2026).

Usai meresmikan jembatan pascarevitalisasi, Aldi menyampaikan harapannya agar masyarakat bisa merasakan langsung manfaat, serta berdampak pada percepatan ekonomi di wilayah sekitar.

Baca juga: Ratusan Pelari Trail Siap Taklukan Gunung Patuha dalam Java Mountain Marathon

Setelah dilakukan revitalisasi, Kapolresta juga berharap seluruh elemen masyarakat memiliki kepedulian untuk merawat infrastruktur vital tersebut, agar manfaatnya terasa lebih lama.

Keberhasilan proses revitalisai diungkapkan Aldi merupakan hasil dari kerja sama dan sinergitas antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat.

“Peresmian ini menjadi momentum kebersamaan dan bukti bahwa kolaborasi yang baik akan menghasilkan manfaat besar bagi masyarakat,” pungkasnya.***(BS)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *