Butuhkan Anggaran 100 Miliar, RSUD Cimenyan Mulai Dibangun Bertahap

Bandung Raya13 Dilihat

Kabupaten Bandung – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cimenyan, Kabupaten Bandung, membutuhkan angaran hingga Rp100 miliar. Sehingga pembangunannya akan dilakukan secara bertahap.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Bandung Dadang Supriatna usai melakukan ground breaking (peletakan batu pertama) pembangunan RSUD Cimenyan, Rabu (10/6/2026).

“Total kebutuhan sekitar Rp100 miliar. Tapi sekarang baru Rp18,9 miliar karena ada infrastruktur yang harus dibangun dulu,” ungkap Dadang Supriatna.

Baca juga: Kurangi Produksi Sampah, Bupati Bandung Instruksikan ASN Bawa Tumbler

Menurutnya, pembangunan yang dilakukan bertahap memungkinkan terjadi perubahan, termasuk penambahan anggaran berdasarkan hasil kajian yang terus dilakukan. Namun dirinya menginginkan pembangunan RSUD Cimenyan selesai pada 2029.

Kajian kata Bupati, terus dilakukan mengingat pentingnya kualitas bangunan rumah sakit tipe D yang berlokasi di Jalan Arcamanik, Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan itu.

“Kualitas penting bagi saya. Kepada pelaksana bangunan saya titip, jangan asal membangun tanpa memperhitungkan konstruksi. Jadi bukan kecepatan saja, tapi kualitas juga harus diperhatikan,” tegasnya.

Baca juga: Masa PCMB Diperpanjang, Murid Tak Mendapat Sekolah Bisa Ikut SPMB Pada Tanggal Berikut

Locus pembangunan RSUD Cimenyan berupa perbukitan menjadi perhatian serius pihaknya. Bupati meminta agas struktur bangunan disesuaikan dengan kondisi lahan yang digunakan.

“Harus diantisipasi kalau ada gempa atau longsor dengan melihat kemiringan lahan dan aspek teknis lainnya sehingga tidak terjadi hal yang tidak diharapkan,” imbuhnya.

Diakui Dadang, kebutuhan masyarakat mengakses layanan kesehatan masih cukup tinggi. Meski kini sudah tersedia 2.800 tempat tidur, Kabupaten Bandung masih memerlukan 1.100 tempat tidur rawat inap.

Baca juga: Jadi Residivis sejak Remaja, Pengedar Sinte Ditangkap Polisi Bersama Puluhan Tersangka Narkoba

Sesuai rencana, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa mengatakan, RSUD Cimenyan dibangun di atas lahan seluas satu hektar. Tahap pertama pembangunan dengan niai Rp18,9 miliar, saat ini dilaksanakan oleh PT Java Adi Cipta.

Ia menambahkan, rumah sakit tersebut nantinya akan dibangun dua lantai, dilengkapi fasilitas instalasi gawat darurat (IGD), rawat inap, dan fasilitas rawat jalan.

“Keberadaan RSUD ini untuk menghapus stigma bahwa Cimenyan jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Bandung dan dari rumah sakit. Kini pelayanan kesehatan hadir lebih dekat untuk masyarakat Cimenyan dan sekitarnya,” kata Zeis.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *