Disdik Jabar Lega SE Dikdasmen Beri Kepastian Hukum Pembayaran Gaji Guru Honorer

Jawa Barat206 Dilihat

Kabupaten Purwakarta – Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto menyampaikan kabar gembira bagi guru non-ASN di Provinsi Jawa Barat.

Kabar tersebut berkaitan dengan kepastian para guru non-ASN dapat mengajar hingga bulan Desember 2026.

Dengan masih bertugas mengajar, maka setiap guru non-ASN masih dapat menerima haknya (honor), serta tidak berhenti mendadak karena status kepegawaiannya.

Baca juga: Polres Cimahi Ungkap Puluhan Kasus Narkoba, 80 Orang Tersangka

Kepastian tersebut juga muncul setelah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026.

Salah satu poin penting dalam SE tersebut adalah keputusan bahwa guru honorer/non-ASN akan tetap mengajar hingga 31 Desember 2026.

“Menyampaikan terima kasih kepada Pak Menteri yang telah megeluarkan Surat Edaran Mendikdasmen nomor 7 tahun 2026 Tentang Penugasan Guru Non-ASN pada Satuan Pendidikan Pemerintah Daerah,” ucap Purwanto, Kamis (7/5/2026).

Baca juga: Gara-gara Tersinggung, Pria 63 Tahun Tega Habisi Nyawa Tetangga

Diakui Kepala Disdik Jabar, pihaknya sempat menemukan jalan buntu ketika muncul penghapusan status honorer bagi tenaga pendidik.

Bahkan gaji yang disediakan bagi mereka juga sempat tertahan akiat kebijakan tersebut. Namun, kini pihaknya dapat kembali membayar honor guru non-ASN

Saya menemui titik buta ketika SE ini belum keluar kerena banyak sekali guru tenaga honorer kurang lebih 3.828 ini tidak mendapatkan gaj,” ugkapnya.

Baca juga: Ribuan Butir Obat Keras Bersama Narkoba Lain Diamankan Polresta Bandung

Dengan munculnya SE Mendikdasmen tersebut, Disdik Jabar tak ragu lagi membayar gaji bagi tenaga honorer di bideng pendidikan.

Gaji dipastikan Purwanto dibayaran kepada setiap guru honorer sesuai kemampuan keuangan Pemprov Jabar serta pertimbangan hasil analisis beban kerja guru.

“Kita beterima kasih karena guru menjadi faktor utama penentu keberhasilan pendidikan atau pembelajaran di sekolah,” ujarnya.

Baca juga: KDM Akui Tawaran Jadi Petugas Kebersihan Bagi Eks Pekerja Tambang Bogor Tak Kunjung Direspon

Ia berharap tata kelola tenaga pendidik di Tanah Air semakin baik, karena guru menurutnya menjadi Mfokus utama kemajuan pendidikan Indonesia.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *