Nakes Kompeten Ditunjang Fasilitas Lengkap, Jadikan Klinik Mutiara Bunda Faskes Representatif

Bandung Raya946 Dilihat

Bandung Barat – Kehadiran klinik Muiara Bunda mendapat sambutan hangat dari warga Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, saat fasilitas kesehatan (faskes) itu dilaunching pada Rabu (12/8/2026).

Penanggung Jawab Operasional Klinik Mutiara Bunda, M Supoyo Hendriawan mengatakan, pihaknya memahami kebutuhan warga sekitar akan faskes yang bisa diakses mudah, selama ini mereka harus menempuh jarak yang cukup jauh dari lingkungan mereka.

“Tujuan kita membuat adalah memudahkan akses masyarakat untuk menjangkau pelayanan kesehatan. Kami tahu masyarakat kami membutuhkan layanan kesehatan yang kita bilang saat ini di wilayah belum terpenuhi,” ujar Supoyo.

Baca juga: Disambut Antusias Masyarakat, Klinik Mutiara Bunda Hadir Lebih Dekat Berikan Layanan Kesehatan Terbaik

Sejumlah layanan medis langsung dipersembahkan Klinik Mutiara Bunda sejak hari pertama melakukan opening. Hal tersebut membuat klinik yang berlokasi di Kampung Cibacang Tengah RT 06 RW 05, Desa Cipeundeuy itu cukup representatif.

Beberapa layanan di antaranya rawat inap, persalinan, EKG, khitan, instalasi farmasi, apotik laboratorium dan layanan serta fasilitas lainnya.

“Kami memang cukup lengkap dalam pelayanan, nakes kami punya tiga dokter umum sebagai dokter jaga di siang dan malam hari, ada dua bidan, S1 bidan sebagai asisten, perawat, apoteker, tenaga admin, yang totalnya sampai 17 personel,” ungkapnya.

Baca juga: Wali Kota Cimahi Jelaskan Alasan Penebangan Pohon Depan RSUD Cibabat

Supoyo mengaku bahagia mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pemerintah setempat. Hal tersebut menurutnya menggantikan lelahnya perjuangan menempuh berbagai mekanisme dan prosedur hingga akhirya terwujud nyata.

Dalam kurun waktu sekira delapan bulan, pihaknya berjuang memenuhi berbagai persyaratan serta segala aspek legalitas hingga akhirnya klinik Mutiara Bunda dilaunching pada Rabu pagi.

“Dalam kurun waktu tersebut juga kami bersinergi dan melakukan pemberkasan yang pada akhirnya sampai di titik final,” katanya.

Baca juga: Buntut Kasus Nakes Bully Pasien, Bupati Minta BKPSDM Perkuat Pendidikan Karakter ASN

“Tempat kami boleh dibuktikan kenyamanannya, alat lengkap, standarisasai dari Permenkes Peraturan Menteri Kesehatan) kita penuhi, artinya pelayanan kita menjadi pelayanan terbaik,” jelas Supoyo.

Sementara itu, Kepala Desa Cipeundeuy Asep Suhendar meyampaikan apresiasi atas kehadiran klinik Mutiara Bunda. Menurutnya, adanya faskes di tengah lingkungan padat penduduk menjadi solusi bagi penduduk itu sendiri.

“Dengan adanya klinik ini bisa membuat masyarakat lebih dekat berobat, karena rumah sakit cukup jauh. Dan ini yang sangat diharapkan pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Baca juga: Bongkar PKL Kiaracondong, Pasar BTM Jadi Tempat Relokasi Berkapasitas 800 Kios

Pemerintah menurut Asep, berkomitmen membantu manajemen klinik untuk terus melakukan pengembangan, terutama dari sektor regulasi untuk lebih memudahkan masyarakat mengakses fasilitas kesehatan.

“Kami, pemerintah support dengan adanya ini untuk bisa diakses oleh peserta BPJS, karena kami juga selalu menyosialisasikan kepada masyarakat untuk menjadi peserta BPJS,” tutur Kepala Desa

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *