Bongkar PKL Kiaracondong, Pasar BTM Jadi Tempat Relokasi Berkapasitas 800 Kios

Jawa Barat177 Dilihat

Kota Bandung – Ratusan pedagang kaki lima di kawasan Kiaracondong yang ditertibkan pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Pemprov Jawa Barat akan direlokasi ke Pasar BTM, jalan Ibrahim Adjie.

Keputusan itu muncul setelah pengelola Pasar BTM mengatakan telah menyiapkan lokasi di pasar tersebut dengan daya tampung hingga 800 kios pedagang.

Lokasi tersebut dikatakan Sekda Jabar Herman Suryatman sangat leluasa karena kapasitasnya melebihi jumlah riil para PKL yang ditertibkan di kawasan tersebut, sebanyak 150 orang.

Baca juga: Ngatiyana Apresiasi Polres Cimahi Gercep Sita Setengah Juta Obat Keras Terbatas

“Pemkot Bandung disupport provinsi sudah menyiapkan salah satu solusinya di Pasar BTM, ada tempat representatif untuk 800 kios,” kata Herman saat memimpin penertiban di Kiaracondong, Senin (8/8/2026).

Ia berharap para PKL dapat memanfaatkan kesempatan yang diberikan oleh Pasar BTM, untuk menempati lokasi yang disediakan. Terlebih pihak pengelola pasar akan menggratiskan penggunaan kios selama tiga bulan pertama.

“Kita lagi bebenah kios-kiosnya, tapi insya Allah kiosnya aman untuk 800, gratis saja dulu tiga bulan. Sesuai arahan pimpinan, Direktur Utama, bahwa kita support penertiban ini.Kita InsyaAllah fasilitasi dengan ruang dagang 800 kios mungkin cukup,” ujar perwakilan Pasar BTM.

Baca juga: Luar Biasa, 10 Hari Polres Cimahi Ungkap Puluhan Kasus dan Sita Ratusan Ribu Butir OKT

Sementara itu Sekda Herman Suryatman menegaskan, dirinya ditugaskan Guberbur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk menertibkan kawasan Kiaracondong demi mengembalikan jalan dan trotoar pada fungsi yang sebenarnya.

Meski penertiban dilakukan dengan tegas, dirinya mengaku tetap memikirkan solusi untuk para PKL agar masih tetap produktif. Namun, adanya kesediaan Pasar BTM disebutnya sebagai sebuah solusi.

“Tentu ada dampak, bagaimana nasib saudara-saudara kita yang selama ini berjualannya di bahu jalan dan trotoar. Hari ini kita tertibkan, rumija (ruang milik jalan) harus kembali kepada fungsinya. Kita edukasi dengan baik, tegas tapi humanis, humanis tapi tegas,” jelasnya.

Baca juga: Sekda Jabar Pimpim Pembongkaran Bangli dan Penertiban PKL Kiaracondong

Penertiban dilakuan di sepanang jalan Ibrahim Adjie (Kiaracondong) secara bertahap. Pada Senin pagi, penertiban tahap 1 diakukan dari perempatan Ahmad Yani-Ibrahim Adjie hingga Puskesmas.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *