Kabupaten Bandung – Bupati Bandung Dadang Supriatna menungkapkan saat ini telah ada 172
Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Kabupaten Bandung.
Setiap satu TPS3R disebut akan mampu mengolah sampah dengan kapasitas lebih jika dilengkapi dengan mesin Motah seperti di TPS3R Tegalluar Lestari yang diresmikan Bupati pada Jumat (7/8/2026).
TPS3R yang berada di Kampung Sapan, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang itu sudah dilengkapi dengan mesin Motah, hibah dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum.
Baca juga: Pangdam III Siliwangi Sambut Kunjungan Kerja Menkopolkam: Bentuk Perhatian Pemerintah
“Ada 172 titik TPS3R di Kabupaten Bandung, saat ini kita sedang inventarisir dan mana-mana saja yang belum memiliki mesin motah, kita akan lengkapi,” kata Dadang Supriatna.
Menurutnya, jika 172 TPS3R yang ada dilengkapi mesin motah, maka Kabupaten Bandung akan mampu menyelesaikan 600 ton sampah per hari.
Kendati demikian, dirinya juga mengungkap bahwa Kabupaten Bandung saat ini memiliki TPPAS Cicukang dengan kapasitas pengolahan sampah antara 600-800 ton per hari.
Baca juga: Tak Hanya Reaktivasi Tersier Air, Warga Desa Ciburuy Inginkan Jalan Alternatif di Padalarang
“Kalau misalkan mesin motah ini ada di 172 titik lokasi yang sudah tersebar dan lengkap peralatannya, minimal bisa menyelesaikan sekitar 600 ton sampah per hari,” katanya.
Hal tersebut melahirkan optimisme penyelesaian sampah di Kabupaten Bandung akan lebih baik. Terlebih saat ini Pemprov Jawa Barat sudah memulai pembangunan TPPAS Legok Nangka yang diproyesikan mampu mengolah lebih dari 2.000 ton sampah setiap harinya.
Namun dalam kesempatan itu, Dadang tetap mengingatkan masyarakat untuk mau memilah sampah sejak dari rumah masing-masing, selain sejumah inovasi yang terus dilakukan Pemkab Bandung.
Baca juga: Bukan Kurangi Pembangunan, Ini Alasan Pemkot Cimahi Lakukan Pengurangan Belanja Daerah
Selain berdampak langsung menciptakan kondisi lingkungan yang lebih bersih, pengelolaan sampah yang baik juga bisa dilakukan masyarakat karena memiliki nilai ekonomi.
“Karena urusan sampah bukan hanya urusan pemerintah saja, tapi urusan semua warga dan seluruh pihak yang ada di sekelilingnya,” ujarnya.
Bupati menyampaikan apresiasi kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaet Bandung yang telah membangun TPS3R Tegalluar Lestari. Juga kepada BBWS Citarum yang sudah menghibahka mesin motah.***(Heryana)

























