Wali Kota Bandung: Penataan Kawasan Teuku Umar Harus Berdasarkan Kesepakatan Warga

Bandung Raya21 Dilihat

Kota Bandung – Polemik penataan kawasan jalan Teuku Umar, Kota Bandung, bergulir setelah Pemerintah Kota merencanakan untuk merealisasikan aspirasi komunitas skateboard.

Komunitas skateboard kata Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan aspirasi agar kawasan yang berada di Kelurahan Lebakgede, Kecamatan Coblong itu dibangun fasilitas skateboard yang lebih representatif.

Farhan mengaku, setelah dirinya menjadi wali kota, pihaknya mulai merencanakan pembangunan fasilitas skateboard sesuai dengan aspirasi yang disampaikan komunitas sejak 2016 silam.

Baca juga: Pemkab Bandung Terus Perluas Kesempatan Kerja, 2026 Ditargetkan Capai 10 Ribu

Hanya saja, ia menyadari jika aspirasi komunitas skateboard tidak sejalan dengan keinginan warga di sekitar kawasan Teuku Umar, yakni warga RW 18 an RW 10, Kelurahan Lebakgede.

Sehinga ia menyarankan adanya komunikasi lebih lanjut antara komunitas dengan warga sekar kawsan Teuku Umar, sehingga pembangunan di kaasan tersebut dapat berjalan dengan harmonis.

“Teuku Umar itu harus berdasarkan kesepakatan warga. Saya mempersilakan semua warga Kelurahan Lebakgede, RW 18, RW 10, kemudian komunitas skate untuk berkompromi menentukan mau dibuat apa,” ujar Farhan, Minggu (1/11/2026).

Baca juga: Resmikan Jembatan Penghubung Dua Desa di Tasikmalaya, Dedi Mulyadi: Ini Bukan Jembatan KDM

Dalam kesempatan itu, Farhan menegaskan jika Pemkot Bandung membuka ruang diskusi agar penataaan kawasan tersebut dilakukan berdasarkan kesepakan berbagai pihak.

“Tidak pernah ada niat ataupun rencana dari pemerintah untuk menggusur. Jadi kalau sekarang ada narasi menggusur, itu tidak benar. Diskusi saja seperti biasa,” tandasnya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *