Resmikan Jembatan Penghubung Dua Desa di Tasikmalaya, Dedi Mulyadi: Ini Bukan Jembatan KDM

Jawa Barat19 Dilihat

Kabupaten Tasikmalaya – Sebuah jembatan penghubung dua desa di Kabupaten Tasikmalaya diresmikan oleh Gubernur jawa Barat Dedi Mulyadi pada Sabtu (31/10/2026).

Karena menghubungkan Desa Singajaya dengan Desa Kersagalih, oleh Dedi Mulyadi jembatan gantung itu akhirnya diberi nama jembatan Singagalih.

“Kalayan nyebat bismillahirrohmanirrohim, ku urang dibere ngaran ieu sasak gantung Singagalih. Dengan mengucap bismillahirrohmanirrohim, saya beri nama Jembatan Singagalih,” ucap Gubernur.

Baca juga: SMA Semi Militer Kian Digandrungi Karena Keunggulannya, Ini yang Harus Disiapkan Calon Siswa

Dedi Mulyadi (KDM) menegaskan jika jembatan yang merupakan salah satu infrastruktur pendukung aktivitas masyarakat dibangun dari pajak yang dibayarkan masyarkat, termasuk pajak kendaraan bermotor (PKB).

“Ini sudah dibangun fasilitas negara, dibayar dari dana pajak rakyat, terutama dari pajak kendaraan bermotor. Ini bukan jembatan KDM, jembatan rakyat Jabar,” tegas KDM yang disambut riuh tepuk tangan warga di lokasi.

Ia berpesan agar masyarakat tak hanya menggunakan jembatan tersebut dengan baik tetapi juga turut merawat agar bisa berumur dan memberi manfaat dalam jangka waktu yang lebih lama.

Baca juga: Diresmikan Presiden, SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi Jadi Kawah Candradimuka Lahirkan Generasi Terbaik Bangsa

Dengan ukuran jembatan yang tidak terlalu lebar, KDM juga mengingatkan agar tidak ada mobil yag melintas di atasnya, kecuali ambulans yang memang sangat dibutuhkan alam kondisi mendesak.

“Ini jembatan kecil, manfaatkan dengan baik. Warga bukan sekedar menggunakan, tapi harus merawat. Saya pesankan tidak boleh ada mobil di luar ambulans yang lewat kesini,” katanya.

Dari filosofi nama dua desa yang dihubungkan oleh jembatan itu, ia berharap dapat memberi kebaikan bagi seluruh masyarakat.

Baca juga: KDM Ajak Warga Makin Cerdas Kelola Keuangan: Hindari Pinjol dan Judol

“Jembatan ini sebelah sini namanya Desa Singajaya, kesana namanya Desa Kersagalih. Bahwa hidup ini akan kuat kalau dipimpin dengan hati, dengan rasa, dengan cinta, itulah Siliwangi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, KDM juga menyoroti jalan provinsi. Diakui warga, jalan tersebut dalam kondisi yang jauh lebih baik, mulus, serta membuat nyaman dalam berkendara.

Untuk itu ia berjanji akan memanggil perusahaan pengangkut kayu dengan tonase tinggi yang melintas di jalan provinsi tersebut.

Baca juga: Dua Rumah di Padalarang Alami Kerusakan Akibat Hujan dan Angin Kencang, Warga Diimbau Waspada Pancaroba

“Mobil yang mengangkut kayu muatannya banyak sekali, mau saya panggil nanti. Ini jalan bukan untuk cukong kayu, ini jalan untuk rakyat supaya awet,” tegasnya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *