Herman Suryatman Pimpin Rakor Asisten Ekbang se-Jabar: Kerja Lebih Terukur dan Substantif

Jawa Barat20 Dilihat

Kota Bandung – Sebuah rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman diikuti Asistem Perekomian dan Pembangunan (Ekbang) dari seluruh kabupaten/kota se-Jawa Barat, berlangsung pada Senin (21/9/2026).

Dalam rapat koordinasi tersebut, Herman Suryatman meminta agar seluruh Asisten Ekbang di Jawa Barat menguatkan perannya sebagai penggerak pembangunan ekonomi di masing-masing daerah.

Dalam rapat yang dilaksanakan di Gedung Sate, Herman meminta agar para Asisten Ekbang tak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga bekerja lebih terukur dan substantif.

Baca juga: Hadiri Haornas, KDM Ajak Masyarakat Berolahraga Rutin Jadikan Tubuh Tetap Sehat

Ia mengatakan, keberhasilan pembangunan Jabar merupakan agregasi, tak bisa terjadi secara parsial, namun merupakan keterkaitan antar daerah, serta terjadi sejak dari lingkup pemerintahan terkecil secara berjenjang.

“Kita tidak bisa berpikir silo atau berpikir provinsi hebat tanpa kabupaten dan kota yang hebat. Semuanya saling bertautan,” ujarnya.

Dikatakan Herman, Asisten Ekbang memiliki posisi strategis dalam membantu kepala daerah merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi, dengan memperhatikan sejumlah indikator seprti konsumsi masyarakat, investasi, perdagangan, dan indikator lainnya.

Baca juga: Peternak Ayam Jabar Dibidik Naik Kelas Hingga Pasar Ekspor

Sekda Jabar itu juga mengingatkan aparatur pemerintahan untuk tetap bekerja secara sistemik. Dalam arti, kerja pemerintahan dilakukan tanpa jeda ketika terjadi proses politik hingga pergantian kepemimpinan.

“Pemerintahan berganti, tetapi the show must go on. Pemerintahan harus tetap efektif,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, ia sempat memperkenalkan SADA (Satu Data) Jabar sebagai salah satu platform untuk memperkuat tata kelola berbasis data, yang merupakan sebuah transformasi Pemprov Jabar.

Baca juga: Lebih dari 10 Tahun Sekolah Budi Bakti Utama Pertahankan Budaya Bebersih Situ Ciburuy

karena berisi data, SADA Jabar disebutnya sebagai platform penting untuk dimanfaatkan dalam pengambilan keputusan di setiap jenjang pemerintahan

“Data ini harus menjadi alat untuk bergerak. Jangan sampai kita hanya tahu angkanya, tetapi tidak tahu persoalannya ada di mana dan siapa yang harus ditangani,” ujarnya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *