Yayasan Nur Al Rahman Jadi Lokasi Lesson Study Kepsek dari Malaysia, Wawalkot Adhitia: Kami Bangga

Pendidikan22 Dilihat

Kota Cimahi – Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira mengaku bangga salah satu sekolah di daerahnya terpilih menjadi lokasi pelaksanaan Lesson Study sejumlah kepala sekolah dari Malaysia.

Didampingi Universitas Pendidikan Indonesia, para kepala Sekolah dari Sabah, Malaysia mengunjungi Sekolah Nur Al Rahman di jalan Daeng Moh. Ardiwinata (Cihanjuang), Rabu (29/7/2026).

“Atas nama Pemerintah Kota Cimahi, saya tentu merasa bangga kepada Yayasan Nur Al Rahman menjadi role model atau percontohan, sehingga jauh-jauh dari Malaysia datang ke Kota Cimahi,” ungkapnya.

Baca juga: KDM Jawab Kritik Menteri HAM Atas Sayembara Penangkapan Begal dan Pelaku Kejahatan

Dijelaskan Adhit, para kepala sekolah dari Negeri Jiran melaksanakan Lesson Study dengan tujuan mengetahui hal apa saja yang dilakukan Yayasan Nur Al Rahman dalam menyelenggarakan pendidikan.

Hasil dari kegiatan tersebut, lanjut Adhit, akan dijadikan referensi para kepala sekolah untuk melakukan serangkaian improvisasi sistem pendidikan di negaranya agar terus berkembang dan berkelanjutan.

“Mereka ini memilih sekolah yang ada di Yayasan Nur Al Rahman sebagai tempat melakukan Lesson Study. Tujuannya bagaimana sistem pendidikan itu bisa sustain dan berimprovisaasi,” jelas Adhitia Yudisthira.

Baca juga: Politisi Partai Golkar Ini Tanggapi Isu Pilkada Kota Cimahi 2029: Terlalu Dini

Ketika Sekolah Nur Al Rahman menjadi referensi bagi negara tetangga, hal itu menurut Wakil Wali Kota membuktikan bahwa kualitas pembelajaran di sekolah tersebut tak hanya jadi contoh nasional, tetapi internasional.

Untuk itu, ia berharap seluruh sekolah yang ada di Kota Cimahi bisa mengkuti jejak sistem yang dilakukan Yayasan Nur Al Rahman.

Disinggung soal rencana kunjungan balasan ke Malaysia, Adhit menyebut hal tersebut memungkinkan dilakukan pihaknya jika ada undangan dari pihak Malaysia.

Baca juga: Sempat Buron, Pelaku Curas Terhadap Karyawan Pabrik di Majalaya Berhasil Ditangkap Polisi

“Tapi yang paling penting ada kerjasama yang Impactful antara pemerintah Malaysia dengan Indonesia, khususnya manfaat bagi Kota Cimahi di sektor pendidikan,” ujarnya.

Perasaan senang dan bangga juga diungkapkan Ketua Yayasan Nur Al Rahman, Aji Rahman Baskoro yang terpilih dalam kegiatan para kepala sekolah dari Malaysia.

“Kita sangat senang bisa dikunjungi tamu-tamu dari Malaysia. Kita sebetulnya gak minta tapi memang ditunjuk untuk bisa sharing apa yang kita lakukan disini,” ujarnya.

Baca juga: Terungkap! Hilangnya Kepercayaan Masyarakat Latarbelakangi Rencana Rebranding RSUD Cibabat

Aji mengatakan, para tamunya tersebut akan melakukan pengamatan, penilaian, sekalius masukan terkait kegiatan pembelajaran di sekolahnya.

Dirinya berharap agar kegiatan hari itu dapat berdampak panjang melalui sebuah kerja sama pendidikan antara negara Indonesia dan Malaysia.

“Kita juga ingin membangun networking supaya nanti mungkin ada hubungan yang lebih panjang lagi antara pendidikan Indonesia dan malaysia, khususnya Cimahi.

Baca juga: Soal Proses Rebranding RSUD Cibabat, Ngatiyana Sebut Masih Panjang dan Perlu Persetujuan DPRD

Kegiatan Lesson Study menurut Aji memiliki manfaat besar dalam keberlangsungan sistem pendidikan. Hal itu ia rasakan langsung ketika mengunjung sejumlah sekolah di Malaysia beberapa waktu lalu.

Kali ini sekolah yang dipimpinnya mendapat kunjungan dari dari negeri lain untuk kesekian kalinya setelah sebelumnya mendapat kunjungan tamu dari Amerika, dan Jepang.

“Kita pernah dikunjungi akademisi dari Jepang, Amerika, waktu itu ada profesor dari Phiiladelphia. Kalau Malaysia ini kunjungan yang ketiga,” pungkasnya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *