DPR dan Pemerintah Gelar Diskusi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Nasional222 Dilihat

Jakarta – Upaya pemulihan ekonomi Indonesia terus dilakukan. Berbagai cara ditempuh pemerintah agar pertumbuhan ekonomi tetap stabil.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyebut telah menggelar rapat koordinsai bersama pemerintah untuk membahas percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dalam pernyataannya, DPR RI bersama pemerintah yang diwakili Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Hukum Supratman Andi Atas Serta COO Danantara Dony Oskaria.

Baca juga: Sebagai Penghasil Sumber Panas Bumi Terbesar, Kabupaten Bandung Tak Peroleh Manfaat Maksimal

Dalam pertemuan yang berlangsung di Lobby Gedung Nusantara III, Senayan, Senin (8/6/2026), dibahas sejumlah upaya yang bisa dilakukan dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi.

“Kami melakukan kooordinasi bagaimana kami mempercepat pertumbuhan ekonomi , sekaligus membicarakan tata kelola ekspor yang akan dilakukan oleh DSI yang di bawah Danantara,” kata Sufmi.

Tak hanya itu, dalam diskusi juga dibahas terkait tata kelola Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang pengelolaanya di bawah Kementerian ESDM.

Baca juga: Didorong Kebutuhan Belanja Pegawai,Bupati Bandung Usul Pemerintah Pusat Kembalikan TKD

Percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkaitan langsung dengan iklim investasi, juga menjadi salah satu agenda di dalam pertemuan tersebut.

“Kemudian kami juga berdiskusi bagaimana membuat aturan-aturan untuk percepatan izin investasi,” jelasnya.

Sementara itu, Dony Oskaria membeberkan ihwal proses ekspor sumber daya alam Indonesia yang kini dilakukan melalui Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

Baca juga: Jaga Aset Budaya, Pangdam III Siliwangi Dukung Festival Ternak Domba Garut

“Untuk periode Juni sampai dengan 31 Desember 2026, DSI akan beroperasi sebagai perantara tunggal, ini diamanatkan di dalam PP,” kata Doni.

Ia menegaskan, diambilnya peran ekspor sumber daya alam Indonesia oleh DSI merupakan langkah strategis pemerintah untuk menghindari terjadinya under invoicing (praktek kecurangan).

Namun Doni memastikan jika dalam pelaksanaannya nanti DSI akan memastikan berlangsung secra transparan dan akutabel.

Baca juga: Bupati Bandung Siap Kolaborasi Bersama Pemprov dan TNI AD Tuntaskan Persoalan Sampah

“Semua masyarakat Indonesia nanti akan dapat mengamati dan mencermati, karena memang sudah komitmen Danantara Indonesia untuk selalu melaksanakan pengelolaan secara transparan dan akuntabel,” tegasnya Doni.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *