Jalin Kerja Sama dengan Universitas Sunan Gresik, Bupati Bandung Dorong ASN Lanjutkan Pendidikan Tinggi

Bandung Raya26 Dilihat

Kabupaten Bandung – Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung didorong untuk meningkatkan kualitas SDM dengan melanjutkan pendidikan tinggi.

Dorongan tersebut disampaikan Bupati Bandung Dadang Supriatna saat memberi sambutan dalam kunjungannya ke Universitas Sunan Gresik (USG), Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Minggu (26/4/2026).

Ia mendorong agar para ASN melanjutkan jenjang pendidikan mereka sebagi upaya pihaknya dalam meningkatkan kualitas SDM di lingkungan Pemkab Bandung.

Baca juga: Ramai Bahas Spanduk ‘Shut Up KDM’ di Stadion GBLA, Dedi Mulyadi Beri Tanggapan

“Yang belum kuliah kami dorong untuk S-1, dan yang sudah S-1 serta berprestasi, kami dorong untuk bisa melanjutkan ke S-2,” kata Dadang.

Meski tak mengharuskan ASN berkuliah di USG, namun dalam kunjungannya tersebut Dadang Supriatna mengapresiasi penambahan program studi yang dilakukan kampus tersebut.

Penambahan prodi disebutnya sebagai sebuah inovasi penting yang dilakukan USG dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul.

Baca juga: Bupati Bandung Apresiasi Pelatihan Standardisasi Imam dan Khatib Oleh DMI

Lebih dari itu, Pemkab Bandung juga sepakat menjalin kerja sama dengan USG dalam peningkatan kualitas SDM, terkhusus ASN Kabupaten Bandung.

Kerja sama tersebut secara resmi dituangkan dalam MoU (Memorandum of Understanding) yang ditandatangani Bupati Bandung dan Rektor USG di Kampus USG, Kabupaten Gresik, Jatim.

Tantangan digitalisasi yang semakin deras dan kompleks demi menyongsong Indonesia Emas 2045 menjadi alasan Pemkab Bandung bekerja sama denan USG.

Baca juga: Lepas Jemaah Calon Haji, Ngatiyana: Tiap Tahun Bertambah Menunjukkan Peningkatan Ekonomi Cimahi

Bupati Dadang mengatakan, Pemkab Bandung mendukung melalui kebijakan anggaran secara bertahap untuk mengimplementasikan kerja sama yang terjalin itu.

“Sesuai arahan Presiden, peningkatan SDM yang memahami digitalisasi menjadi hal yang sangat penting. Kalau kita tidak mempersiapkan dari sekarang, kita akan tertinggal,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Rektor Universitas Sunan Gresik Abdul Muhith mengatakan, prodi di kampusnya itu telah menyesuaikan dengan kebutuhan zaman di era teknologi serba digital.

Baca juga: KDM Pastikan Sekolah Maung Mulai Digelar Tahun Ajaran 2026/27, Begini Konsepnya

Kebijakan tersebut merupakan komitmen pihkannya dalam mencetak lulusan yang adaptif terhadap kemajuan teknologi serta mampu menjadi lulusan yang kompetitif.

“Kami telah menyesuaikan program studi dengan kebutuhan zaman, termasuk integrasi teknologi dan Artificial Intelligence dalam sistem pembelajaran,” ungkapnya.

model perkuliahan hybrid (offline dan online) merupakan salah satu contoh mendasar dari sistem pembelajaran berbasis teknologi yang diterapkan USG.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *