Ramai Bahas Spanduk ‘Shut Up KDM’ di Stadion GBLA, Dedi Mulyadi Beri Tanggapan

Jawa Barat42 Dilihat

Kota Bandung – Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sejak beberapa hari terakhir menjadi perbincangan hangat warganet di jagat media sosial.

Bukan karena adanya pertandingan yang digelar, atau Persib menaklukan lawannya di Stadion GBLA, melainkan adanya bentangan spanduk yang mencuri perhatian warganet.

Spanduk bertuliskan “Shut Up KDM” yang membentang di pinggir lapangan Stadion GBLA menghiasi unggahan sejumlah Bobotoh dan warganet di media sosial.

Baca juga: Bupati Bandung Apresiasi Pelatihan Standardisasi Imam dan Khatib Oleh DMI

Spanduk Shut Up KDM yang diduga diarahkan kepada Gubernur Jawa Barat, KDM (Kang Dedi Mulyadi) itu sontak menjadi pembahasan hangat.

Tak sedikit dari postingan bahkan berbuah diskusi dan debat, setelah sebagian warganet menduga spanduk tersebut bermakna pesan agar Persib tak dibawa ke ranah politik.

Menanggapi fenomena yang terjadi, KDM menyampaikan sejumlah penjelasan terkait kehadiran spanduk tersebut.

Baca juga: Lepas Jemaah Calon Haji, Ngatiyana: Tiap Tahun Bertambah Menunjukkan Peningkatan Ekonomi Cimahi

“Teman-teman Bobotoh yang berada di tribun utara GBLA saat pertandingan melawan Arema, saya mengucapkan terima kasih atas spanduk yang dibentangkan, yang intinya melarang saya untuk tidak bicara mengenai Persib,” ujar KDM.

Dalam video yang diunggah di akun media sosialnya, Minggu (26/4/2026), KDM menyampaikan keyakinannya bahwa pemasang spanduk ingin agar profesionalisme sepakbola tetap terjaga, tanpa tercederai politik.

Bagi KDM, tulisan besar dalam spanduk tersebut merupakan upaya pihak tertentu untuk mengingatkannya. Ia pun mengucapkan terima kasih.

Baca juga: KDM Pastikan Sekolah Maung Mulai Digelar Tahun Ajaran 2026/27, Begini Konsepnya

Dalam unggahannya tersebut, Gubernur Jabar juga menjelaskan ihwal dana dukungan yang digelontorkan Menteri Maruarar Sirait untuk bonus para pemain Persib.

Uang Rp1 miliar tersebut menurut KDM murni merupakan bentuk dukungan terhadap Persib yang bercita-cita meraih juara liga domestik untuk ketiga kalinya.

“Tentang bonus kepada para pemain Persib Bandung sebesar satu miliar, yang saya menyebut berasal dari Asep Ara Sirait, itu berawal dari pertemuan kami bertiga bersama top manajemen Persib,” ujarnya.

Baca juga: Mengenal Kosasih, Sosok Jenderal Santri di Tanah Siliwangi

Bonus yang diberikan Ara menurut KDM, merupakan bentuk dukungan atas beban yang dihadapi Persib menuju juara, sesuai ungkapan top manejemen Persib dalam perbincangan mereka.

“Secara spontan waktu itu Bang Ara akan membantu memberikan bonus pada setiap pertandingan di kandang lawan. Ada lima pertandingan yang akan diberikan bonus, yang berarti Rp5 miliar,” jelasnya.

Meski Ara tak mau pemberiannya itu dipublikasikan, namun KDM mengaku melakukannya atas dasar prinsip transparansi dalam pengelolaan keuangan.

Baca juga: Walhi Jabar Soal Keberadaan Industri di Cimahi: Menguntungkan Siapa?

“Saya katakan, ini harus disampaikan agar publik mengetahui ada aliran uang yang diberikan sebagai bentuk rasa kecintaan dan tekad agar Persib bisa menjadi juara tiga kali berturut-turut,” imbuhnya.

Setelah manajemen memastikan tidak ada aturan yang dilanggar ketika bonus tersebut disebarluaskan, maka KDM pun mempublikasikannya.

“Sudah, kita tidak usah membicarakan ini secara berkelanjutan. Fokuslah Persib untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya, agar seluruh harapan juara tiga kalinya tercapai,” pungkasnya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *