Hujan dan Truk Bertonase Tinggi Sebabkan Jalan di Margaasih Alami Retak

Bandung Raya70 Dilihat

Kabupaten Bandung – Jalan retak dan amblas di Kampung Cibeureum, Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung akhirnya mendapat perhatian Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Jalan tersebut mengalami retak, serta sebagian amblas karena bagian pinggir terjadi abrasi akibat hujan yang terus mengguyur dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi tersebut membuat pengendara khawatir ketika melintas. Akibat sebagian jalan rusak juga membuat badan jalan yang bisa digunakan menyempit.

Baca juga: Wujudkan Pernikahan Impian di Bandung, Hotel Bumi Siliwangi Hadirkan Promo Hemat Mulai Rp11 Juta

Bupati Bandung saat meninjau lokasi pada Jumat (24/4/2026), langsung memberi instruksi kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung untuk segera memperbaikinya.

“Segera kerjakan perbaikannya mulai Senin minggu depan!,” perintah Dadang kepada DPUTR.

Kerusakan yang terjadi pada ruas jalan tersebut memengaruhi kelancaran aktivitas masyarakat dan perekonomian di sekitar lokasi.

Baca juga: Dankodiklatad Hadiri Grand Opening Tedja Coffee 5.0: Jadi Ruang Positif Komunitas

Selain menjadi akses permukiman padat penduduk, jalur itu juga disebut merupakan akses menuju gerbang tol Margaasih. Sehingga jumlah kendaraan yang melintas cukup banyak

Menurut Kepala UPT Sarana Rasarana Wilayah Margahayu Deni Mulyana, air hujan yang menggerus bagian bawah, diperparah dengan kendaraan besar bertonase tinggi yang kerap melintasi kawasan tersebut.

“Padahal jalan ini termasuk tipe kelas C, sementara kendaraan yang melintas banyak yang masuk kategori jalan kelas A. Jadi beban jalan tidak sebanding dengan kapasitas konstruksinya,” jelas Deni .

Baca juga: Revitalisasi Jadi Cara Polresta Bandung Pertahankan Nilai Sejarah dan Fungsi Jembatan Leuwi Kuya

Diakui Deni, pihaknya telah berkoordinasi dengan perusahaan JNT Express dalam hal pembatasan pengunaan truk bertonase tinggi.

Saat ini upaya yang dilakukan adalah dengan memberi tanda seperti papan pengumuman dan pita pembatas area berbahaya sebagai langkah pencegahan kecelakaan.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *