Econique Cikole Pertahankan Eksistensi di Tengah Tingkat Kunjungan Wisatawan Melemah

Wisata28 Dilihat

Bandung Barat – Sebagai kawasan wisata dengan sejumlah destinasi yang menarik minat pengunjung, nyatanya tak membuat wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat selalu ramai wisatawan.

Di sekitar Cikole misalnya, jumlah kunjungan wisatawan belakangan mengalami tren penurunan. Hal itu dirasakan oleh salah satu destinasi bernama Econique Cikole.

Menurut Supervisor emasaran dan Relasi Econique Cikole, Dadan Ramdan, jumlah kunjungan wisatwan ke tempat wisatanya tersebut mengalami penurunan dalam beberapa bulan terakir.

Baca juga: Peringati Hari Otonomi Daerah, Wali Kota Cimahi: Kesempatan Pemda Wujudkan Pembangunan

Pihaknya mencatat sekira 40 persen penurunan jumlah kunjungan wisatawan terjadi setiap bulan sejak awal tahun hingga saat ini.

“Penurunan ini terjadi bertahap setiap bulan. Rata-rata mencapai 40 persen dibanding periode sebelumnya,” kata Dadan.

Menurutnya, penurunan dipengaruhi sejumlah faktor, di antaranya karena perubahan tren wisata, kondisi ekonomi, serta faktor persaingan objek wisata baru di Bandung Raya.

Baca juga: Jalin Kerja Sama dengan Universitas Sunan Gresik, Bupati Bandung Dorong ASN Lanjutkan Pendidikan Tinggi

Penurunan jumlah kunjungan bisa terlihat pada hari-hari biasa (weekdays), sehngga kini hanya tampak ramai saat weekend (akhir pekan) dan masa liburan saja.

Sebagai destinasi wisata yang dikelola secara profesional, menurunnya jumlah kunjungan memiliki dampak signifikan terhadap operasional perusahaan.

Pilihan terbaik pengelola untuk mempertahankan eksistensi akhirnya dengan melakukan sejumlah penyesuaian pengeluaran, seperti pada aspek promosi dan penyusunan program, tanpa mengabaikan kualitas layanan.

Baca juga: Ramai Bahas Spanduk ‘Shut Up KDM’ di Stadion GBLA, Dedi Mulyadi Beri Tanggapan

Jurus lainnya juga tetap dioptimalkan, agar Econique Cikole tetap bisa terpublikasi dengan baik, yakni dengan berkolaborasi bersama komunitas, event organizer, dan optimalisasi digital marketing.

“Kami berharap tren kunjungan bisa kembali naik dalam beberapa bulan ke depan. Berbagai program sudah disiapkan agar Econique Cikole kembali ramai dikunjungi wisatawan,” ungkapnya antusias.

Di akhir kalimat, Dadan merekomendasikan wisata alam sebagai pilihan rekreasi keluarga untuk mendapat pengalaman unik, sekaligus turut berkontribusi membangkitkan pariwisata daerah.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *