Tinjau Gedung Permanen Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung, Mensos: Perkuat Strategi Memutus Kemiskinan

Nasional234 Dilihat

Kabupaten Bandung –  Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf berharap kehadiran gedung permanen untuk Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung dapat mendorong salah satu program strategis nasional itu berjalan semakin lancar.

Dalam peninjauannya ke gedung permanen Sekolah Rakyat di Soreang, Kabupaten Bandung, Gus Ipul (sapaan akrab Saifullah Yusuf) memastikan seluruh fasilitas kegiatan belajar mengajar sudah lengkap.

Selain penerapan metode pembelajaran dengan Learning Management System, gedung permanen Sekolah Rakyat juga dilengkapi sarana lain seperti laboratorium, perpustakaan, lapangan olahraga, serta fasilitas berbasis teknologi digital lainnya.

Baca juga: Wagub Jabar Prihatin Budaya Sunda Mulai Luntur di Zaman Modern

“Diharapkan ini menjadi bagian dari upaya memberikan faslitas yang cukup, agar para siswa menjadi generasi yang mempu berkontribusi pada kemajuan Indonesia,” tutur Gus Ipul, Selasa (20/10/2026).

Dijelaskannya, penyelenggaraan Sekolah Rakyat (SR) merupakan salah satu strategi yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan. Sehingga dipastikan para siswa yang menimba ilmu di SR berasal dari keluarga sangat tidak mampu, kategori desil 1 dan 2.

Dengan latarbelakang siswa yang sangat beragam, Mensos RI mengungkapkan lamanya proses matrikulasi yang dilakukan, untuk memperoleh kesetaraan para siswa yang di antaranya ada yang belum pernah bersekolah, putus sekolah, hingga mereka yang tidak sekolah sebelumnya.

Baca juga: Tak Hanya Proses Hukum, Polresta Bandung Beri Pembinaan Remaja Pelaku Kekerasan Bermotor

“Tahap awal itu adalah matrikulasi yang cukup lama lebih dari tiga bulan, disesuaikan dan disetarakan. Bahkan sebagian lagi perlu melalui proses rehabilitasi terlebih dahulu, karena siswa memiliki berbagai latar belakang dan kebiasaan yang juga berbeda-beda,” jelasnya.

Dirinya bersyukur sampai hari ini SR berjalan dengan baik. Diharapkan bisa berlangsung sesuai tujuannya, yakni memutus kemiskinan melalui akses pendidikan yang sangat berkualitas.

Ia berharap setiap lulusan SR dapat melanjutkan ke jenjang berikutnya dengan fasilitas yang sama kualitasnya. Untuk lulusan SR SD dapat melanjutan ke tingkat SR SMP. Sementara lulusan SR SMA diharapkan berlanjut ke perguruan tinggi.

Baca juga: Lewat Operasi Antik, Satnarkoba Polresta Bandung Ungkap Peredaran Narkoba Hingga Jaringan Lapas

“Kita harapkan SD meneruskan ke SMP, yang SMP dan memiliki kapasitas akademik mencukupi didorong ke sekolah Garuda, yang lainnya melanjtkan ke SMA SR. Kalau lulus, mereka bisa melajutkan ke perguruan tinggi atau menjadi pekerja terampil,” harapnya.

Saifullah Yusuf juga menyebut bahwa upaya memutus kemiskinan tak hanya dilakukan pada anak melalui pendidikan di Sekolah Rakyat, orang tua mereka menurutnya juga mendapatkan perhatian berupa program pemberdayaan dari pemerintah.

Selain mendapatan bantuan sosial sebagai perlindungan dan jaminan sosial, para orang tua sisawa SR kata Gus Ipul juga diberdayakan melalui sejumlah program seperti penguatan kapasitas, bantuan modal, serta penguatan aset.

Baca juga: Larang Pemdes Ajukan Proposal ke Perusahaan, Ini Solusi Pembangunan Desa Ala Dedi Mulyadi

“Orang tauanya kita berdayakan macam-macam kegiatannya tergantung dari hasil asesmen. Tapi per hari ini ada 7.000 lebih orang tua siswa yang rumahnya dibantu untuk lebh layak huni. Kemudian lebih dari 160 ribu keluarga diberdayakan lewat program di Kementerian sosial,” imbuhnya.

Ia mengatakan, seluruh upaya yang dilakukan pemerintah hari ini merupakan sebuah program yang mengintegrasikan seluruh pergram Presiden Prabwo Subianto.***(BS)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *