Peringati Tahun Baru Islam, Menag Ingatkan Pentingnya Saling Percaya Demi Bangun Negara

Nasional176 Dilihat

Jakarta – Pentingnya mengubah sikap merupakan bentuk nyata dari makna hijrah dalam menyambut tahun baru Hijriah kali ini.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat mengartikan hijrah sebagai bentuk berpindah atau berubahnya perilaku menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Demi membangun Indonesia, Nasaruddin mengingatkan masyarakat akan pentingnya hijrah dari sikap dan perilaku saling curiga menjadi sebaliknya, yakni saling percaya.

Baca juga: Lakukan Kunjungan Kenegaraan, Presiden Jerman Telusuri Terowongan Siaturahmi

Sikap demikian menurut Menag RI akan menumbuhkan persatuan, membagun empati, serta pengabdian yang tinggi terhadap bangsa dan sikap kemanusiaan.

“Hijrah mengajak kita untuk berpindah dari sikap saling curiga menuju saling percaya, dari perpecahan menuju persatuan, dari sikap apatis menuju kepedulian,” kata Nasaruddin di Jakarta, Senin (15/6/2026).

Hijrah juga menurutnya mengajak semua orang meghindari orientasi pada kepentingan pribadi menuju pengabdian yang lebih luas bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan.

Baca juga: Pangdam III Siliwangi Jadi Penceramah di Peringatan Tahun Baru Islam Kota Bogor

Dalam menghadapai setiap persoalan, Imam Besar Masjid Istiqlal itu juga mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mengedepankan toleransi dan menjadikan dialog sebagai upaya mencari solusi.

Sikap demikian, lanjutnya, merupakan bentuk nyata dari semangat hijrah dalam menghadapi berbagai dinamika dan tantangan yang terjadi.

“Di tengah era disrupsi yang ditandai oleh menguatnya sikap individualistik, perbedaan pandangan, nilai-nilai hijrah perlu kita wujudkan dalam bentuk kesediaan untuk membangun dialog, memperkuat toleransi, dan merawat persaudaraan kebangsaan,” tegas Menag.

Baca juga: Nasib Tahu Tempe di Tengah Harga Kedelai Terus Meninggi

Ia juga mengingatkan bahawa angsa yang besar bukan bangsa yang tidak memiliki perbedaan tetapi bangsa yang mampu menjadikan perbedaan yang ada sebagai kekuatan untuk menuju kebermanfaatan bersama.

Nasaruddin bilang, seluruh penjelasannya tersebut merupakan gambaran perjalanan Rasulullah SAW yang dijadikan teladan pada setiap peringatan Tahun Baru Hijriah.

“Semangat hijrah adalah semangat untuk terus bertumbuh, memperbaiki kualitas diri, memperkuat integritas, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi sesama,” pungkasnya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *