Gubernur Jawa Barat Apresiasi Bupati Bekasi Lakukan Normalisasi Sungai Jelang Musim Hujan

Jawa Barat124 Dilihat

Kabupaten Bekasi – Sejumlah sungai yang ada di Kabupaten Bekasi mendapat sorotan dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Aliran sungai yang bermasalah kerap menjadi penyebab datangnya banjir di wilayah tersebut.

Namun dalam beberapa waktu terakhir Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja melakukan berbagai langkah untuk membuat setiap sungai kembali berfungsi mengalirkan air dengan baik.

Langkah normalisasi sungai yang dilakukan Bupati Bekasi itu pun mendapat apresiasi dari Dedi Mulyadi yang menyaksikan langsung ketika turun ke lapangan.

Baca juga: Kurang dari 24 Jam Polres Bogor Amankan Terduga Pelaku Tindak Kekerasan Sebabkan Bobotoh Meninggal Dunia

“Buat Bupati Bekasi, yang biasanya jadi langganan banjir, saya ucapkan terima kasih sudah melakukan langah-langkah penanganan dengan melakukan normalisasi kali CBL dan nanti menyusul kali lainnya,” ucap Dedi Mulyadi (KDM), Selasa (27/10/2026).

Saat turun ke lapangan bersama Bupati Asep, KDM mengaku menyaksikan langsung banyaknya perubahan peruntukan fasilitas umum. Di antaranya komplek perumahan yang menyerobot DAS (Daerah Alian Sungai).

Kondisi tersebut menurutnya harus segera dibenahi agar sungai memiliki fungsi yang optimal menjadi jalannya air, sehingga terhindar dari potensi banjir dan genangan akibat luapan air sungai.

Baca juga: Respon Peristiwa Pengeroyokan di Pasar Caringin, Walkot Bandung Minta Kewilayahan Tingkatkan Perhatian Keselamatan Warga

“Saya lihat di Bekasi banyak perumahan yang menggunakan daerah aliran sungai, kemudian dibeton dan digunakan sebagai teras dari perumahan tersebut, saya menemukannya langsung,” ungkapnya.

Dalam menghadapi musin hujan, KDM meminta Bupati dan Wali Kota Bekasi selalu berkoordinasi memperbaiki tata kelola sungai, terutama di kawasan perbatasan kedua daerah tersebut.

Menurutnya, aliran air dari Kota Bekasi harus diimbangi dengan kapasitas sungai diwilayah Kabupaten Bekasi. Namun ia menegaskan jika seluruh permasalahan yang ada akan ditangani secara kolaboratif.

Baca juga: 3.000 Mahasiswa Ikuti KKN Bertema Pengelolaan Sampah, Dituntut Edukasi Masyarakat

“Walaupun dari kotanya alirannya sudah relatif besar, tapi kalau di kabupatennya menyempit akan menjadi problem, dan ini akan kita selesaikan secara bersama,” kata KDM.

Mantan Bupati Purwakarta itu juga mengajak masyarakat secara bersama-sama mulai berbenah menghadapi musim hujan dengan membersihkan setiap saluran air dan menormalkannya kembali.

“Hujan sudah mulai turun dan saatnya kita mulai melakukan pembenahan agar saluran-saluran air yang menjadi tempat air berjalan tertangani bersama antara pemerintah dan masyarakat,” tandasnya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *