Jakarta – Wacana Presiden RI Prabowo Subanto yang akan menggratiskan pendidikan di sekolah negeri untuk semua jenjang, dibahas dalam rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Mengutip unggahan Sekretariat Kabinet melalui akun instagram resminya pada Rabu malam, Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas dengan agenda percepatan kebijakan pendidikan gratis sekolah negeri.
Dalam rapat yang dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah putih itu, Prabowo menyebut kebijakan pendidikan gratis merupakan upaya pemerintah memperluas akses masyarakat Indonesia untuk memenuhi salah satu kebutuhan dasar mereka, yakni pendidikan.
Baca juga: Pemprov Jabar Mulai Siapkan Penataan Cihampelas, Sekda: Segera Kembali ke Jatidirinya
Beberapa poin disampaikan Prabowo dalam ratas tersebut. Di antaranya dijelaskan bahwa pendidikan gratis berlaku untuk 164 ribu sekolah negeri dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK) hingga SMA sederajat di seluruh Indonesia.
Selain jenjang pendidikan dasar dan menengah tersebut, Presiden dalam arahannya menyebut akan segera mematangkan rencana pendidikan gratis di perguran tinggi negeri.
Pematangan kuliah gratis, termasuk Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan uang pangkal itu setidaknya akan dilakukan dalam kurun waktu 2-4 minggu ke depan.
Baca juga: Ribuan Warga dan ASN Kota Cimahi Laksanakan Salat Istisqa Mohon Segera Turun Hujan
Selanjutnya, Prabowo juga menyampaikan arahannya terkait perhatian yang secara khusus diberikan oleh pemerintah terhadap pondok pesantren sebagai salah satu lembaga penguatan pendidikan nasional.
“Melalui Perpres Nomor 18 Tahun 2026, dibentuk Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama sebagai wadah khusus yang menangani urusan pesantren,” tulis @sekretariat.kabinet.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menyampaikan wacana pendidikan gratis saat menyampaikan pidato di acara peringatan ulang tahun ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) pada Sabtu (19/9/2026).***(Heryana)






























