Jembatan Pemkot Cimahi Dibuka, Terbukti Kurangi 60 Persen Kepadatan Jalur Nasional

Bandung Raya90 Dilihat

Kota Cimahi – Meski masih terbatas hanya untuk kendaraan roda dua (R2), dbukanya kembali jembatan di jalan Raden Demang Hardjakusumah (Jembatan Pemkot Cimahi) memberi dampak signifikan terhadap kelancaran lalu lintas di pusat Kota Cimahi.

Informasi tersebut disampaikan KBO Satlantas Polres Cimahi Iptu Bayu Subakti, Selasa (8/9/2026). Menurutnya, sejak jembatan Pemkot Cimahi dibuka, volume kendaraan di jalan Amir Mahmud berkurang sangat signifikan dibanding sebelumnya.

“Alhamduilllah secara signifikan, hampir sekitar 60-70 persen kepadatan yang ada di jalan Amir Mahmud bisa terurai ke arah jalan jembatan Pemkot,” kata Bayu.

Baca juga: PKKMB Teknik Fisika Universitas Telkom Ingatkan Pentingnya Iptek Beriringan dengan Kepedulian Terhadap Lingkungan

Dikatakan Bayu, saat jembatan Pemkot ditutup, seluruh kendaraan tumpah dan memenuhi jalan jenderal Air Mahmud yang merupakan jalur nasional itu. Alhasil kepadatan lalu lintas tak dapat dihindarkan, terutama saat jam sibuk di pagi dan sore hari.

Kini sebagian besar kendaraan jenis sepeda motor terbagi antara jalan Amir Mahmud dan jalan Raden Demang Hardjakusumah.

“Alahamdulillah pada 7 September kemarin Pak Wali Kota memberikan kebijakan, karena memang menurut asesmen atau dari konsultan, jembatan pemkot sudah bisa dilalui oleh R2 saja,” jelasnya.

Baca juga: Pariwisata Indonesia Tumbuh, Menteri Pariwisata Ingatkan Tantangan SDM di Era AI

Dampak signifikan dari dibukanya jembatan tersebut terasa pada sistem dan durasi pengaturan lalu lintas yang dilakukan para petugas di lapangan sesuai Protap (Prosedur Tetap), terutama pada jam sibuk pagi dan sore.

Bayu mengatakan, sebelum jembatan dibuka, pihaknya harus berupaya mengurai kepadatan rata-rata hingga pukul 09.00 WIB. Berbeda dengan  saat jembatan dibuka, penguraian bisa selesai dilakukan hingga pukul 07.30 WIB.

Baca juga: Satnarkoba Polres Cimahi Gerebek Rumah Produksi Tembakau Sintetis di Batujajar, Barang Bukti 150 Kilogram Diamankan

Saat ini kendaraan selain R2 masih dilarang untuk melintasi jembatan yang tengah dalam pemeliharaan dan perbaikan. Bayu menyebut masih memerlukan waktu antara 2-3 minggu ke depan untuk membuat jembatan bisa dibuka seluruhnya.

Hal tersebut disampaikan KBO Satlantas Polres Cimahi berdasarkan informasi yang ia dapatkan dari konsultan pelaksana pengerjaan perbaikan jembatan Pemkot Cimahi sebelumnya.

“Menurut konsultan pengerjaan, masih membutuhkan 2-3 minggu ke depan untuk bisa dilalui R4. Karena disitu masih ada pengerjaan, terutama di trotoar dan antara sambungan jembatan itu, bukan di jalannya,” ungkapnya.

Baca juga: Apa Kabar Teras Cihampelas? Ini Yang Akan Dilakukan Dedi Mulyadi di 2027

Untuk mengantisipasi munculnya R4 yang memaksa melintasi jembatan, kepolisian bersam Dishub Kota Cimahi telah memasan pematas ketinggian serta sejumlah papan informasi, water barrier, serta traffic cone.

Kendaraan besar masih dilarang melintas, lanjut Bayu, sehubungan dengan keterbatasan tonase dari jembatan itu sendiri.

“Sampai sat ini kami masih tergabung dengan Dishub untuk ploting anggota, karena untuk menjaga R4 tidak membandel masuk ke jembatan ini,” ujarnya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *