Pekan Tugas Besar 2026 Telkom University Kembangkan Pembelajaran Komprehesif

Bandung Raya836 Dilihat

Kabupaten Bandung – Sebanyak 500 mahasiswa Prodi S1 Teknik Fisika Universitas Telkom terlibat dalam Pekan Tugas Besar 2026.

Dalam kegiatan yang berlangsung pada 9-11 Juni 2026, ratusan mahasiswa tersebut menampilkan hasil karya rekayasa berorientasi nyata.

Ketua Program Studi S1 Teknik Fisika Uiversitas Telkom Dr. Eng. Ir. Amaliyah Rohsari Indah Utami, S.T., M.Si., IPM mengatakan, Pekan Tugas Besar dikembangkan sebagai ekosistem pembelajaran komprehensif.

Baca juga: Polda Metro Jaya Pastikan Personel Pengamanan Demo Mahasiswa Tak Bawa Senjata Api

Melalui sistem tersebut, mahasiswa mengikuti pembelajaran dengan mengintegrasikan perancangan (desain), eksperimen, dan impementasi teknik.

Dalam kegiatan tersebut, sedikitnya ada 20 karya mahasiswa tampil dalam kegiatan tersebut. Karya yang tampil menunjukkan implementasi teknik seperti energi terbarukan, material maju, nanosains, dan sistem kendali.

Yang sangat menarik dari Pekan Tugas Besar 2026 adalah diterapkannya pendekatan living lab. Mahasiswa mengoptimalkan lingkungan kampus sebagai laboratorium.

Baca juga: Posbindu PTDI Dorong Lansia Jaga Kesehatan Lewat Pemeriksaan Rutin

Beberapa elemen kampus seperti gedung tempat mereka mengikuti perkuliahan hingga lalu lintas kendaraan dibuat sebagai objek observasi para mahasiswa.

“Mahasiswa kami dorong untuk belajar langsung dari sistem nyata. Kampus menjadi ruang uji untuk mengidentifikasi persoalan, mengolah data, dan merumuskan solusi teknik yang implementatif dengan tetap mengedepankan prinsip keselamatan, kesehatan kerja, dan lingkungan,” kata Amaliyah.

Alhasil, salah satu hasil temuan dari observasi tersebut diungkapkan mahasiswa, di antaranya terkait kebisingan di dalam ruangan yang timbul dari operasi mesin pendingin ruangan.

Baca juga: Lelang Selesai, Pemkot Tetapkan Pengelola Baru Kebun Binatang Bandung

Solusi pun mereka kemukakan, yakni agar dilakukan penataan ulang letak pendingin udara, serta penambahan penggunaan material peredam suara.

Sementara itu, Ketua Panitia Pekan Tugas Besar 2026, yang juga merupakan Mahasiswa Teknik Fisika angkatan 2024, Berlin, mengakui kegiatan tersebut sebagai bekal mahasiswa menghadapi dunia industri.

“Mahasiswa tidak hanya menampilkan proyek, tetapi juga belajar bekerja dalam tim, berkomunikasi secara teknis, serta memahami standar kerja yang diterapkan di industri,” ujarnya.***(BS)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *