Bupati Bandung Akui Banyak Warga Desa Belum Paham Tujuan dan Manfaat Koperasi Merah Putih

Bandung Raya17 Dilihat

Kabupaten Bandung – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengklaim jika di daerahnya kini telah terbentuk 245 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), 45 unit di antaranya mulai mendapatkan dukungan operasional.

Pemkab Bandung menurutnya juga telah melakukan upaya percepatan pembentukan KDKMP sebagai bentuk dukungan terhadap program yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto itu.

“Di Kabupaten Bandung, dari 280 desa dan kelurahan, sebanyak 245 koperasi sudah terbentuk. Bahkan 45 di antaranya sudah selesai secara fisik dan beberapa desa telah menerima kendaraan operasional,” ungkap Dadang Supriatna, Rabu (15/7/2026).

Baca juga: Investasi Capai 390 Triliun, Per Tahun Blok Masela Diproyesikan Produksi 9,5 Juta Ton LNG

Meski percepatan terus dilakukan, bahkan diatur melalui Inpres Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan KDMP, diakui Dadang masih banyak masyarakat di desa yang belum memahami keberadaan dan manfaat KDKMP.

Atas kondisi demikian, Bupati meminta Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), serta kementerian terkait lainnya untuk lebih gencar melakukan sosialisasi.

“Sosialisasi dan edukasi harus terus diperkuat agar masyarakat mengetahui manfaat koperasi ini dan ikut mengawalnya,” ujarnya.

Baca juga: Resmikan Groundbreaking Proyek LNG Tanimbar, Prabowo: Sudah Kita Nantikan 28 Tahun

Menurut Dadang, selain sebagai penggerak ekonomi rakyat, koperasi juga menjadi solusi atas permasalahan sosial seperti ketergantungan masyarakat terhadap pinjol (pinjaman online), rentenir, hingga judol (judi online).

Seluruh pernyataan tersebut disampaikan Bupati Dadang usai menghadiri Seminar Nasional KDMP bersama 10 Asosiasi Desa Indonesia ,di Gedung Sasana Kriya TMII, Jakarta.

Ia berharap seminar yang diikutinya itu dapat memperkuat kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta asosiasi desa dalam pelaksanan program KDKMP.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *