Ngatiyana Ingatkan Warga Pembayaran Pajak jadi Modal Pembangunan Kota

Bandung Raya834 Dilihat

Kota Cimahi – Sejumlah kendaraan bermotor yang melintasi wilayah Kota Cimahi kedapatan belum menyelesaikan kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor (PKB).

Mereka langsung diberhentikan petugas gabungan yang melakukan razia pajak kendaraan, untuk segera menyelesaikan pembayaran PKB d lokasi.

Pemandangan tersebut terjadi di kantor Samsat Cimahi saat petugas gabungan dari Polres Cimahi, Subdenpom, Jasa Raharja, Bapenda Jabar dan Bapenda Cimahi menggelar razia pajak kendaraan, Kamis (8/5/2026).

Baca juga: Disdik Jabar Tepis Isu Penutupan SMKN 1 Rancabali

“Setelah apel gabungan, langsung melaksanakan operasi pemeriksaaan pajak kendaraan bermotor. Mudah-mudahan dengan operasi gabungan ini masyarakat semakin sadar bayar pajak,” ujar Wali Kota Cimahi Ngatiyana.

Ngatiyana yang ikut terjun dalam kegiatan tersebut mengungkapkan, saat ini baru sekira 28 persen masyarakat di daerahnya membayar PKB.

Ia mengingatkan, pajak yang dibayar oleh masyarakat akan digunakan pemerintah sebagai modal pembangunan Kota.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Jabar Lampaui Nasional, Menkeu Purbaya Puji KDM: Gubernurnya Canggih

“Karena, kesadaran membayar pajak berarti turut serta membangun Kota Cimahi ke depan. Pajak itulah yang digunakan untuk pembangunan Kota Cimahi,” jelasnya.

Dalam kesempatan, Ngatiyana mengimbau masyarakat dan wajib pajak untuk segera menyelesaikan kewajiban membayar PKB untuk akselerasi pembangunan.

Sejumlah kendaraan yang diketahui masih menunggak pajak, dipersilakan untuk menyelesaikannya di lokasi razia berlangsung.

Baca juga: Jembatan Gantung Diresmikan, Bupati Bandung: Hadiah Bagi Masyarakat

“Yang belum membayar pajak kendaraan bermotor silakan diselesaikan dan akan dilayani secara cepat oleh Samsat,” imbuhnya.

Diakui Wali Kota, dalam razia tersebut pihaknya menemukan cukup banyak masyarakat yang belum menyelesaikan kewajiban membayar PKB.

Namun, tidak sedikit diantaranya yang lolos karena telah membayar PKB, bahkan ditemukan masyarakat yang telah melunasi hingga 2027.

Baca juga: Dilirik Pasar Domestik, Pesawat N219 Buatan PTDI Diborong Penerbangan Komersial Swasta

“Yang belum bayar kita setop untuk menyelesaikan kewajibannya, dilayani di sini, di lapangan,” pungkasnya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *