Kota Cimahi – Wali Kota Cimahi mengatakan dengan tegas bahwa tidak boleh ada anak-anak di Kota Cimahi yang putus sekolah karena ketidakmampuan ekonomi.
Menurutnya, sumber daya manusia menjadi potensi Kota Cimahi di tengah keterbatan lain seperti sumber daya alam.
“Pemerintah Kota Cimahi, saya, dan Pak Wakil bersama-sama bagaimana mengedepankan sumber daya manusia, ini paling utama,” ujarnya.
Baca juga: Peringati Hardiknas, Wali Kota Cimahi Tegaskan Komitmen Selesaikan Persoalan Pendidikan
Saat memimpin Upacara Hardiknas (Hari Pendidikan Nasional) tingkat Kota Cimahi, Ngatiyana menyampaikan komitmen Pemkot untuk mengatasi anak putus sekolah.
“Itulah tujuan kemarin, bagaimana pendidikan Kota Cimahi ini tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah karena tidak mampu dan sebagainya,” jelasnya.
Konretnya, Pemkot menurut Wali Kota, akan membantu biaya pendidikan bagi warga kurang mampu agar bisa tetap mengenyam pendidikan (bersekolah).
Baca juga: Bupati Bogor Minta KDM Buka Kembali Operasional Tambang Berizin
Komitmen tersebut akan diperkuat dengan melakukan sistem jemput bola terhadap masyarakat yang putus sekolah, agar dapat melanjutkan melalui kejar Paket A da C.
Langkah tersebut akan terus dilakukan melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi bersama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Ia menekankan, untuk membangun SDM yang berkualitas melalui pendidikan memerlukan pemikiran yang maju, mental yang kuat, serta misi yang lurus.
Baca juga: Respon Video Amien Rais, Komdigi Ambil Langkah Hukum Begini
“Tanpa ketiganya, pendidikan hanya akan menjadi rutinitas administratif, bukan gerakan peradaban,” ujarnya.
“Selamat Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026. Mari kita bergerak bersama, bergotong royong, dan bekerja nyata mewujudkan pendidikan bermutu di Kota Cimahi,” ajaknya.***(Heryana)

























