Pangdam III Siliwangi Ungkap Peran Strategis Perguruan Tinggi dalam Pertahanan Negara

Jawa Barat193 Dilihat

Bogor – Panglima Kodam (Pangdam) III Siliwangi Mayjen TNI Kosasih mengatakan perguruan tinggi memiliki peran lebih dari sekadar sebuah lembaga pendidikan.

Perguruan tingi menurut Pangdam III Siliwangi saat ini memiliki peran sebagai pusat inovasi teknologi, hingga menjadi perekat kolaborasi lintas sektor.

Pernyataan tersebut disampaikan Pangdam III Siliwangi saat membuka Seminar Nasional bertajuk “Dedikasi dan Intelektualitas Pakuan Siliwangi: Bersinergi Membangun Negeri”.

Baca juga: Februari 2026 Serapan Tenaga Kerja Jabar Naik, 25 Juta Orang Miliki Pekerjaan

Dalam acara yang digelar di Universitas Pakuan Bogor, Rabu (06/05/2026), Kosasih menegaskan jika peran strategis perguruan tinggi saat ini sejalan dengan pertahanan semesta.

“Dalam konteks pertahanan modern, kampus dapat menjadi mitra strategis negara dalam menyiapkan talenta, teknologi, dan kebijakan berbasis bukti,” kata Mayjen TNI Kosasih.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa semangat pertahanan semesta merupakan sebuah filosofi berupa penempatan elemen vital dalam menjaga kedaulatan negara.

Baca juga: Bikin Lega, Pertumbuhan Ekonomi Jawa Barat Lampaui Nasional

Hal tersebut, kata Kosasih, ssuai dengan yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara.

Jika sebelumnya menjaga kedaulatan negara dititikberatkan kepada TNI sebagai komponen utama, kini kampus juga memiliki peran yang sama sebagai komponen pendukung.

“Perguruan tinggi hadir sebagai komponen pendukung yang tak ternilai, melalui pengembangan sumber daya manusia unggul, riset strategis yang menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

Baca juga: Coba ‘Main Belakang’ di SPMB 2026 Cimahi? Proses Hukum Menanti

Selain itu, perguruan tinggi juga menjadi wahana penguatan jiwa bela negara, sekaligus memberi dukungan bagi industri pertahanan.

“Perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai pusat pengetahuan, inovasi, dan penguatan kapasitas bangsa.

Sejumlah instrumen hukum memperkuat peran perguruan tinggi dalam ekosistem pertahanan, salah satunya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2012 Tentnag Industri pertahanan.

Baca juga: Kehadiran Dankodiklatad di Launching BUILD 2026 Bukti Sinergi TNI AD Bangun  SDM Berdaya Saing Global

Betapa pentingnya peran perguruan tinggi, hingga kerja sama pertahanan antar negarapun senantiasa terlibat.

Pangdam mencontohkan kerja sama Pertahanan antara RI dan Singapura, yang didalamnya terdapat pertukaran ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dalam kerja sama kedua negara tersebut, kampus menunjukkan peran yang cukup vital melalaui dukungan intelektual dan riset yang dilakukan akademisi.

Baca juga: Pengalaman Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran, KDM Terima Keluhan Warga Kampung Naga

Namun, satu hal yang ditekankan Pangdam III Siliwangi adalah bahwa pelibatan kamus dalam pertahanan harus menghasilkan karya nyata yag bermanfaat bagi bangsa.***(BS)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *