Pedagang Hewan Kurban dari Magetan Tawarkan Puluhan Sapi Sehat di Bandung

Bandung Raya780 Dilihat

Kabupaten Bandung – Geliat pedagang hewan kurban mulai terlihat di sejumlah wilayah menjelang hari raya Iduladha. Sejumlah titik mulai tampak hewan kurban seperti kambing, domba, dan sapi mulai dijajakan pedagang.

Baik pedagang maupun hewan kurban yang ditawarkannya, sebagian berasal dari luar daerah. Seperti Farel, warga Magetan, Jawa Timur, menjajakan hewan kurban di Soreang, Kabupaten Bandung.

Kepada Warga Pajajaran, Farel yang hanya menjual hewan kurban jenis sapi itu mengaku membawa seluruh hewannya dari Magetan. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 80 ekor sapi ia bawa untuk dijual di Kabupaten Bandung.

Baca juga: Tegas, KDM Minta Kepala Daerah di Jabar Setop Pembangunan Perumahan dan Objek Wisata di Hutan

“Sudah dua bulan jualan hewan kurban, sapinya berasal dari Magetan, Jawa Timur, ” kata Farel yang berjualan sapi tak jauh dari gerbang selamat Datang Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (12/5/2026).

Ungkapan menarik disampaikan Farel, dari 80 ekor sapi yang dibawa dari daerahnya, sudah terjual hingga 60 ekor yang masih ia jajakan hingga hari H Iduladha tiba.

Sapi ditawarkan Farel dengan harga bervariasi, sesuai ukuran. Untuk sapi paling kecil ia jual dikisaran Rp21 juta hingga Rp27 juta, ukuran sedang Rp27 sampai Rp30 juta, sedangkan ukuran jumbo dijual antara Rp30 juta sampai Rp40 juta.

Baca juga: Terima Kunjungan Universitas Pakuan Bogor, Pangdam III Siliwangi Sampaikan Program inovatif Prajurit Bersekolah

“Kalau soal harga, setiap tahun selalu ada kenaikan antara Rp1 juta sampai Rp2,5 juta. Dan kenaikannya merata di semua ukuran,” ungkap Farel.

Ia berharap seluruh sapi yang dijual dalam kondisi sehat hingga hari H Iduladha. Sementara hingga saat ini dipastikan hewan kurban memang sehat setelah dilakukan pemeriksaan di daerah asal dan ditandai dengan surat keterangan sehat.

Farel juga mengatakan, pihak dinas terkait di Kabupaten Bandung dipastikan selalu melakukan pengecekan pada setiap hewan kurban yang ditawarkan oleh para pedagang.

Baca juga: Tetap Perkasa! Persib Libas Persija di Samarinda

“Biasanya suka ada pengecekan dari Dinas di Kabupaten Bandung. Pasti dicek kesehatan dan kelayakan untuk dijadikan hewan kurban,” pungkasnya.***(BS)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *