Dampak Pengurangan TKD, Bupati Bandung Minta OPD Prioritaskan Realisasi Janji Politik

Bandung Raya102 Dilihat

Kabupaten Bandung – Adanya pengurangan data transfer ke daerah (TKD) 2026 berdampak pada keharusan setiap daerah penerima melakukan efisiensi, termasuk Kabupaten Bandung.

Diketahui, Kabupaten Bandung mengalami pengurangan TKD hingga sebesar Rp1,1 triliun. Angka yang cukup besar bagi sebuah daerah dengan cukup banyak program yang akan dieksekusi tahun ini.

Denga adanya pengurangan tersebut, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengngatkan kembali jajarannya untuk melakukan evaluasi kembai terhadap sejumlah program yang diusulkan untuk dilaksanakan tahun ini.

Baca juga: Komisi III DPR Akan Panggil Kapolres dan Kajati Sleman Usai Tersangkakan Pengejar Jambret

Ia meminta setiap Organisasi PErangkat Daerah (OPD) memprioritaskan program yang berkaitan dengan visi dan misi serta rencana aksi yang berjumlah 57 item.

“Ini harus terwujud. Kita fokus menyelesaikan janji politik kepada rakyat,” kata Dadang Supriatna saat memimpin rakor di Soreang, Senin (26/1/2026).

Padaprakteknya, Dadang mengaku akan melakukan evaluasi terhadap program yang diusulkan oleh setiap OPD. Seluruh program yang dianggap bukan prioritas, maka akan dicoret.

Baca juga: BPBD Bandung Barat Update Longsor Cisarua: 24 Korban Ditemukan, Puluhan Belum Diketahui Keberadaannya

Sebelumnya diketahui annggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Bandung 2026 ditargetkan mencapai Rp7,3 triliun. Adanya pengurangan TKD mengubahnya menjadi Rp6,2 triliun.

“Kaitan dengan rencana belanja tahun ini saya minta prioritaskan belanja visi misi. Belanja dinas yang tidak terlalu penting coret saja,” tandasnya.

Dirinya beralasan memprioritaskan realisasi janji politik dalam belanja Kabupaten Bandung tahun kini karena janji-janji yang dimaksudnya itu telah ia sampaikan kepada masyarakat.

Baca juga: Dukung Evakuasi Korban Longsor Pasirlangu, Pemprov Jabar Terapkan Operasi Modifikasi Cuaca

Selain itu, Dadang ingin agar setiap program yang dilaksanakan merupakan belanja yang manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat, seperti pembangunan RSUD Cimenyan, jalan, dan jembatan.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *