Gandeng Kapten John, DSDABM Kota Bandung Percantik Kampung Cibunut dengan Mural Baru

Bandung Raya18 Dilihat

Kota Bandung – Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung kembali mempercantik wilayah dengan seni mural, di bawah arahan seniman asal Bandung John Martono atau yang akrab disapa Kapten John.

Kabid Pendayagunaan Sumber Daya Air Erni Setiawati menuturkan, muraliasi Kampung Cibunut RW 07, Kelurahan Kebon Pisang, Kecamatan Sumur Bandung, dilakukan karena mural di wilayah tersebut sudah pudar.

“Sebetulnya Cibunut ini sudah viral sejak 2017, tapi setelah sembilan tahun kemudian warnanya mulai pudar. Maka kita menginisiasi untuk muralisasi lagi dengan tema yang berbeda,” kata Erni.

Baca juga: Bupati Bandung Dorong Kepala Desa Perkuat Keilmuan Tata Kelola Pemerintahan dan Keuangan

Pihaknya juga mengaku bangga mendapat kepercayaan dari Pemkot Bandung dalam pengadaan cat eksterior, sekaligus mendistribuskannya untuk keperluan masyarakat Kota Bandung.

Akhirnya, lanjut Erni dipilih Kampung Cibunut sebagai lokasi muralisasi, karena kampung tersebut sebelumnya juga dikenal dengan “Cibunut Berwarna” berkat kreativitas warganya.

Dalam proyek muralisasi kali ini, DSDABM Kota Bandung menggandeng Kapten John untuk mempercantik kembali setiap jengkal gang, hingga seluruh dinding rumah warga dengan tema yang menarik dan berbeda.

Baca juga: Alumni PGAN Bandung, Dari Reuni Hingga Mimpi Bersama Wujudkan Sekolah Unggulan

“Kita kolaborasi dengan beberapa UPT di DSDABM, di antaranya UPT DAS, UPT Karees, UPT Cibeunying, dan tentunya seniman kita Kapten John,” ungkapnya.

Melalui arahan dari seniman yang sudah menduia itu, Erni menyebut jika setiap Rukun Tetangga (RT) dibuat dengan khas masing-masing, serta warna yang berbeda.

Lebih dari sekadar mewarnai gang dan dinding rumah warga, muralisasi menurut Erni menjadi sarana edukasi kepada masyarakat tentang alam, tentang kampung proklim, hingga edukasi kesiapsiagaan bencana.

Baca juga: Ribuan Botol Miras Dimusnahkan, Wali Kota Cimahi: Kami Tak Akan Berhenti Memberantas

“Jadi, tiap-tiap RT itu mempunyai zona warna masing-masing dan itu tergantung kesepakatan warganya. Ada RT yang ingin warna kuning maka jadi zona kuning, begitu pun RT lain ada yang pink, ungu dan saebagainya. Harapannya dapat menambah indeks kebahagiaan warga sekitar Kampung Cibunut,” ujarnya.

Goresan demi goresan yang dilakukan selama dua minggu menghasilkan sebuah kampung dengan warna warni yang indah. Tak hanya itu, pola gambar yang dibuat Kapten John berhasil memunculkan beragam bentuk dan makna.

“Ini tugas dari DSDABM Kota Bandung, kita membantu revitalisai. Aku menentukan konsep dan polanya, secara teknis dikerjakan oleh temen-temen THL dan juga tim saya,” kata Kapten John.

Baca juga: Bupati Bandung Minta Raperda Tentang Pornografi Prakarsa DPRD Dibahas Mendalam

Ditanya soal konsep besar dari mural di kampung tersebut, John mengatakan jika dirinya berupaya me-refresh “Cibunut Berwarna” agar terjaga semangat kehidupan warga setempat.

kampung Cibunut RW 07, Kelurahan Kebon Pisang, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung. (Warta Pajajaran/Hery)

Dirinya berharap kegiatan tersebut membuat dunia semakin tahu tentang Kampung Cibunut, sekaligus menjadi inspirasi kolaborasi bagi wilayah lain untuk melakukan hal yang sama.

Inisiasi DSDABM dan kiprah Kapten John mendapat apresiasi dari warga RW 07 Kampung Cibunut yang menjadi lokasi muralisasi. Ketua RW 07 Citra Nurdiansyah bahkan menyebut kegiatan tersebut dinantikan warga sejak beberapa tehun terakhir.

Baca juga: Pemprov Jabar Siap Ambil Alih Pembangunan Jembatan Pongpet, KDM: Dibuat Permanen Bisa Dilewati Mobil

“Respons masyarakat sangat baik, sebenarnya masyarakat sangat menantikan sudah beberapa tahun ini. Dan alhamdulillah sekarang sudah bisa dibagusin lagi, sudah berwarna lagi dengan tema baru, begitu terang, enak full color,” kata Citra.

Hal senaa juga disampaikan KEtua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) OH DARLING (Orang Hebat Sadar Lingkungan) Herman Sukmana. Muralisasi tersebut menurutnya merupakan kali kedua sejak program Cibuut Berwarna diresmikan pada 2017 lalu.

“Sekarang kebetulan kita mendapatkan support lagi dari DSDABM pengadaan catnya, jadi kita refresh lagi muralnya. Kita kolabrasi dengan berbagai pihak,salah satunya dengan seniman kita Kapten John. Tujuannya biar kita punya identitas, sekaligus memudahkan orang mencari alamat,” sambungnya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *