Gedung Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung Dibangun Oktober 2026, Siap Tampung Dua Ribu Siswa

Bandung Raya162 Dilihat

Kabupaten Bandung – Bupati Bandung Dadang Supriatna memastikan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung akan dimulai pada Oktober 2026.

Lokasi pembanguan gedung yang dipilih di Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey itu memiliki luas 7,6 hektar. Rencananya, gedung tersebut akan mampu menampung hingga 2.000 siswa Sekolah Rakyat jenjang SD, SMP, dan SMA.

“Alhamdulillah, Sekolah Rakyat sudah kami rintis sejak dua tahun lalu. Lahan seluas 7,6 hektare  sudah kami siapkan, dan insyaallah pembangunan gedung permanennya akan dimulai Kementerian PU pada Oktober 2026,” kata Bupati Bandung Dadang Supriatna di Kantor Kemensos RI, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Baca juga: Jadi Tersangka dan Ditahan, Eks Jampidsus Sebut Dirinya Korban Kriminalisasi

Sekolah Rakyat kata Dadang Supriatna merupakan program strategis pada sektor pendidikan yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto bagi siswa dari keluarga yang tergolong miskin dan miskin ekstrem.

Tujuannya adalah untuk memutus rantai kemiskinan antar generasi. Para siswa nantinya akan mengikuti pendidikan formal dan pendidikan karakter dengan konsep asrama.

“Harapannya, lulusan Sekolah Rakyat menjadi agen-agen perubahan bagi keluarganya dan masyarakat,” katanya.

Baca juga: Pendiri Kota Cimahi Sesalkan Absennya DPRD dalam Dialog Pembahasan Rebranding RSUD Cibabat

Dalam pelaksanaannya, Sekolah Rakyat merupakan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. pihaknya bertugas menyiapkan lahan, sedangkan pemerintah pusat melaksanakan pembangunan gedung sekolah dan asrama.

Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung mendapat apresiasi dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang menilai Pemkab Bandung teah mengambil langkah cepat untuk realisasi.

“Saya berterima kasih kepada Bupati Bandung yang sangat aktif merealisasikan program strategis Bapak Presiden. Kabupaten Bandung menjadi salah satu daerah yang telah menyiapkan lahan sehingga pembangunan sekolah bisa segera dilaksanakan,” Kata Mensos.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *