Kota Bandung – Sejumlah persoalan yang ada di tubuh TNI Angkatan Darat menjadi sorotan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa.
Persoalan tersebut ia sampaikan saat memberikan arahan pada Upacara Penutupan Pendidikan Jabatan Danbrig/Men, Danyon MK, Dandenintel, serta Wadanyonif 2026.
Baca juga: Pernyataan Ngatiyana Soal Bangun Rumah Dinas Wali Kota: Laksanakan Sesuai Prosedur dan Aturan!
Dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Graha Yudha Wastu Pramuka Pussenif, Kota Bandung, Senin (20/4/2026) itu, Wakasad menyoroti terjadinya peningkatan disiplin.
Tak hanya itu, Jenderal bintang tiga itu juga menyoroti soal terjadinya penurunan kemampuan prajurit, serta infrastruktur yang memprihatinkan.
Dalam kesempatan yang sama, Wakasad juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang dekat dan mampu memberi teladan, peran komandan sebagai figur “Bapak”, serta penguatan budaya latihan.
Baca juga: Wali Kota Ingatkan Tak Euforia Sambut Kelulusan SD: Tak Perlu Tinggalkan Cimahi
Peningkatan kemampuan dan profesionalisme prajurit menurutnya dapat dibangun dengan dukungan komitmen nyata melalui pembangunan satuan serta evaluasi yang dilaksanakan.
Sementara kehadiran Wadan Kodiklatad Mayjen TNI Windiyatno dalam acara tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergitas Kodiklatad dalam mendukung kebijakan pimpinan TNI Angkatan Darat.
Hal tersebut terutama beraitan denga upaya peningkatan kualtas kepemimpinan, profesionalisme prajurit TNI, hingga pembentukan satuan yang responsif dan adaptif terhadap berbagai dinamika masa depan.
Baca juga: Pemkab Bandung Siapkan Mitigasi Hadap El Nino, Jaga Produktivitas Pertanian
Acara juga dihadiri Danpussenif, Danpussenkav, Danpussenarhanud, Danpussenarmed, Kapusziad, Kapuskesad, serta Aspers Kasad.***(Heryana)





























