PTDI-BAT Sepakati Kerja Sama Bangun Ekosistem Industri Perawatan dan Perbaikan Pesawat

Nasional176 Dilihat

Kota Bandung – PT Dirgantara Indonesia (PTDI) memperkuat kerjasanma dibidang industri MRO (Maintenance, Repair, and Overhaul) pesawat dengan bersinergi bersama Batam Aero Technic (BAT).

Kedua perusahaan sepakat bekerja sama dalam pemanfaatan potensi dan sumber daya yang dimiliki masing-masing.

Kesepakatan terebut juga diperkuat melalui penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nurtanio, PTDI, Jumat (10/4/2026).

Baca juga: KDM Segera Lanjutkan Tata Jembatan Cirahong, Rest Area Jadi Tambahan

Penandatanganan MoU dilakukan Direktur Niaga, Teknologi, dan Pengembangan PTDI Moh. Arif Faisal dan Direktur BAT Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi.

Bagi PTDI, kerjasama tersebut menjadi langkah strategi untuk bisa memenuhi layanan purna jual pesawat yang kini terus tumbuh dan berkembang.

Pasalnya, dalam kerja sama disepakati baik PTDI maupun BAT akan secara bersama-sama menlakukan optimalisasi sumberdaya masing-masing perusahaan dalam bidang perawatan dan perbaikan pesawat.

Baca juga: Update Pembangunan Underpass Gatot Subroto, Pemkot Cimahi Harap Akhir Mei Dimulai

Perusahaan pelat merah itu memiliki sumber daya untuk dapat mendukung kegiatan MRO berupa fasilitas perawatan pesawat, peralatan, hingga tenaga teknis dan sarana lainnya.

Dengan pengalaman yang cukup lama di industri dirgantara, PTDI juga memiliki kapabilitas dalam hal rancang bangun, produksi, pengujian, hingga perawatan.

Sedangkan BAT juga diketahui memiliki potensi dalam hal perawatan dan perbaikan pesawat. Kapabilitas tersebut juga ditandai dengan dikantonginya sertifikasi dati DGCA, yakni otoritas penerbangan sipil RI.

Baca juga: Dinas PUPR Ungkap Konsep Besar Tata Ruang Kota Cimahi 20 Tahun Mendatang

Beberapa operator yang menjadi mitra juga mengaku telah mempercayai BAT dalam urusan perawatan armada pesawat terbang.

Salah satu bentuk kegiatan MRO (Maintenance, Repair, and Overhaul) pesawat terbang. Fotot: Humas PTDI

”Melalui kolaborasi dengan PTDI, kami melihat peluang besar untuk membangun SDM yang tidak hanya andal secara teknis, tetapi juga memahami mekanisme impor dan ekspor, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ungkap Capt. Daniel.

Daniel bilang, BAT cukup kapabel dalam hal transformasi teknologi seperti digital, AI, hingga robotik, dalam memberikan pelayanan MRO.

Baca juga: Baznas Kabupaten Bandung Distribusikan Bantuan Non-ZIS untuk Pendidikan

Kerjasama PTDI-BAT semakin relevan ketika terungkap bahwa PTDI memiliki program pelatihan perawatan pesawat. BAT menyatakan diri siap menyerap lulusan dari program tersebut.

”Kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya PTDI untuk meningkatkan daya saing di sektor layanan purna jual. Kami melihat adanya potensi sinergi yang kuat,” jelas Moh Arif Faisal dari PTDI.

Manfaat lain akan dirasakan perusahaan yang dahulu bernama IPTN itu juga diungkapkan Arif, diantaranya mendorong efisiensi perusahaan.

Baca juga: Tak Indahkan SE Gubernur Soal Kemudahan Bayar Pajak, Kepala Samsat Soetta Diberhentikan Sementara

Di sisi lain, sinergi ini membuka penciptaan lapangan kerja, peningkatan kompetensi tenaga kerja nasional, serta penguatan rantai pasok industri dirgantara.***(BS)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *