Hingga Senin Malam Petugas Masih Lakukan Evakuasi Penumpang KRL, Empat Orang Dinyatakan Tewas

Jawa Barat73 Dilihat

Bekasi – Tabrakan kereta api yang melibatkan KRL (kereta rel listrik) dan Kereta arak jauh Argo Bromo Anggrek terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026).

PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama kepolisian dan beberapa instansi segera melakukan proses evakuasi para korban yang diduga masih terjebak di dalam gerbong KRL.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, proses evakuasi para orang merupakan langkah prioritas yang dilakukan.

Baca juga: Econique Cikole Pertahankan Eksistensi di Tengah Tingkat Kunjungan Wisatawan Melemah

“Tadi ada 38 orang yang sudah dievakuasi, dan memang ada empat teridentifikasi meninggal dunia,” ungkap Anne.

Ia menambahkan, seluruh korban meninggal dunia dipastikan sudah berada dirumah sakit terdekat dari stasiun Bekasi Timur, lokasi tabrakan kereta api terjadi.

PT KAI, lanjut Anne, juga terus berupaya mempercepat proses evakuasi para korban, sebelum hal yang berkaitan dengan sarana prasarana perjalanan KA lainnya.

Baca  juga: Peringati Hari Otonomi Daerah, Wali Kota Cimahi: Kesempatan Pemda Wujudkan Pembangunan

“Pertama kami harus memastikan semua pelanggan kami terevakuasi terlebih dahulu. Kemudian sarana dan prasarana supaya besok bisa beroperasi normal,” imbuhnya.

Untuk mempercepat proses evakuasi, PT KAI menghentikan sementara KA yang datang dari arah stasiun Gambir dan Pasar Senen.

Menurut saah seorang saksi, tabrakan kereta api terjadi pada sekira pukul 19.30. Kronologi bermula dari adanya taksi yang mogok di perlintasan yang menyebabkan KRL berhenti.

Baca juga: Ramai Bahas Spanduk ‘Shut Up KDM’ di Stadion GBLA, Dedi Mulyadi Beri Tanggapan

Namun selang 15 menit, datang kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek dari arah stasiun Pasar Senen dan menabrak bagian belakang KRL.

Akibat tabrakan yang keras, bagian lokomotif KA Argo Bromo Anggrek merangsek masuk ke gerbong belakang dari KRL.

Kasus kecelakaan tersebut kini dalam penanganan pihak Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *