Singgung Efektivitas Birokrasi, KDM Sebut Minim Pegawai Aspek Teknis

Uncategorized27 Dilihat

Kota Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengingatkan pentingnya memperbanyak tenaga pegwai pada aspek teknis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya di acara silaturahmi pegawai Pemprov Jabar di halaman Gedung Sate, Senin (30/3/2026), Dedi Mulyadi juga menyinggung soal efektivitas birokrasi.

Menurutnya, di pemerintahan saat ini memerlukan lebih banyak tenaga yang bergerak pada tataran teknis. Sementara kondisi yang ada justru sebaliknya, lebih banyak pegawai pada aspek administrasi.

Baca juga: 99 Persen ASN Hadiri Halalbihalal, Wali Kota Cimahi: Bukti Kedisplinan Tinggi

“Problem dari kita ini lebih banyak jabatan struktural, lebih banyak fungsi-fungsi yang menyuruh dibanding yang mengerjakan,” ujarnya.

Dengan demikian, dirinya berencana akan memperbanyak tenaga yang bekerja pada aspek teknis dalam berbagai pelayanan publik.

Dalam kesempatan yang sama, gubernur dengan sapaan akrab KDM itu juga menyingung soal penerapan WFH (Work From Home) bagi ASN di lingkungan pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Baca juga: Pilih Hari Rabu, Wali Kota Pastikan WFH Diterapkan Bagi ASN Kota Cimahi

Dirinya mengklaim penerapan kebijakan WFH di lingkungan Pemprov Jawa Barat yang berlaku setiap hari Kamis, selama ini cukup efektif.

Capaian pembangunan yang dinilai baik, serta belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang melampaui target, disebutnya merupakan indikator efektivitas penerapan WFH.

“Kita sudah dari dulu jalankan WFH, efektif. Lihat saja produk pembangunannya, berhasil atau tidak. Selama ini administrasi berjalan dengan baik, realisasi belanja anggaran malah over,” kata KDM.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *