Sambut Pertumbuhan Kawasan Industri Kabupaten Indramayu, KDM Dorong Peningkatan Kualitas SDM

Jawa Barat221 Dilihat

Kabupaten Indramayu – Wilayah Kecamatan Losarang, Kabupten Indramayu mulai berkembang menjadi kawasan insustri setelah dilirik sejumlah investor asing, termasuk asal Tiongkok.

Tumbuhnya kawasan industri bagi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan harapan baru peningkatan kesejahteraan masyarakat. Setidaknya, warga sekitar berkesempatan memiliki pekerjaan.

Namun dalam menyambut berkembangnya kawasan industri di Kabupaten Indramayu, Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah tersebut.

Baca juga: Larang Warga Ajukan Proposal ke Perusahaan, Ini Solusi Pembangunan Desa Ala Dedi Mulyadi

Saat berbicara dengan Kades Muntur, Kecamatan Losarang yang disaksikan Bupati Indramayu Lucky Hakim, KDM berjanji akan medorong pembangunan desa tersebut, mulai dari peningkatan SDM hingga infrastruktur jalan.

Salah satu langkah yang akan dilakukannya untuk peningkatan SDM, mantan Bupati Purwakarta itu akan menyiapkan tenaga pengajar bahasa asing untuk warga sekitar.

“Kita kasih pelatihan bahasa Inggris, Mandarin, Desa Muntur saya tetapkan jadi desa berbahasa Mandarin. Cari gurunya suruh gajar disini, Pemprov yang bayar,” ujarnya.

Baca juga: Libatkan Puluhan Ribu Mahasiswa, Sekda Jabar: 20 Persen Sampah Bandung Raya Tak Sampai Hilir

Sementara bagi tenaga kerja yang dianggap belum terampil, dirinya akan memberikan kesempatan magang bagi di daerah yang sudah lebih dulu memiliki kawasan industri seperti Bekasi, Karawang, atau Purwakarta.

“Kalau yang belum jadi tenaga terampil nanti dibikin pelatihan sama bupati. Nanti kita magangin di Bekasi, Purwakarta, dan Karawang, balik lagi kesini tinggal kerja,” imbuhnya.

Kawasan industri Losarang terus berkembang dengan munculnya sejumlah investor. Menurut Bupati Indramayu Lucky Hakim, di Losarang terdapat 4.000 hektare kawasan industri yang bisa dikembangkan.

Baca juga: Di Tengah Keterbatasan APBD, 95 Persen Sekolah di Kabupaten Bandung Butuhkan Revitalisasi

“Kalau kawasan industri di Indramayu itu sampai 14 ribu hektare, yang Losarang ada 4.000 hektare, kemudian Wiratama ada 1.000 hektare. Potensi serapan tenaga kerja bisa mencapai 200 ribu,” kata Lucky.

Dengan potensi yang demikian tinggi, KDM mendorong agar masyarakat di Indramayu terus meningkatkan pendidikan, seiring dengan bertumbuhnya industri di wilayah tersebut.

“Indramayu ini keluarnya kan belum ter-branding bahwa d Indramayu ini sekarang sudah berubah. Asalnya pertanian, Gedong Gincu (buah mangga khas Indramayu), gas, kelautan, sekarang Industri. Wong Indramayu harus pada sekolah sekarang, selama ini sekolahnya agak kurang,” pungkas KDM.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *