Respons Insiden Perusakan Bus EPA Persib, PSSI Larang Kembali Supporter Away?

Olahraga161 Dilihat

Jakarta – Kasus penyerangan dan perusakan terhadap bus Elite Pro Academy (EPA) Persib di Batang, Jawa Tengah menarik perhatian Persatuan Sepakbla Seluruh Indonesia (PSSI).

Aksi brutal yang dilakukan sekelompok oknum supporter Jakmania terhadap para pemain dan official EPA Persib itu pun berbuntut pertimbangan PSSI untuk menarik kembali izin suppoter away.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan pernyataan tersebut dalam keterangan persnya di Jakarta, dan tersebar di media sosial pada Selasa (13/10/2026).

Baca juga: Soroti Sejumlah Fasilitas Umum, Gubernur Jabar Minta Wali Kota Cimahi Tingkatkan Kebersihan Lingkungan

“Kalau mereka tidak bisa menjaga keseimbangan keamanan supporter, ya bukan tidak mungkin haknya ada di PSSI kita kirim surat lagi, tidak ada lagi supporter away,” tegas Erick Thohir.

Ia juga mengaku heran masih adanya supporter yang berulah. Empat tahun pembekuan supporter away seharusnya membuat para pendukung tim merasa jera dan menjaga agar aksi di luar sekadar rivalitas tak lagi dilakukan.

Itu kan yang dijanjikan dari awal. Kita sudah menunda supporter away ini hampir empat tahun. masa gak kapok juga,” lanjutnya.

Baca juga: KDM Tegur Pelaksana Proyek Underpass Gatsu Bayar Upah Pekerja Tak Sesuai Standar

Menurut Erick, seharusnya semua pihak bisa menahan diri untuk tidak melakukan aksi-aksi yang mengarah pada kekerasan, sehingga PSS mempertimbangkan kembali untuk supporter menghadiri laga away.

Semua harus mawas diri, enggak bisa menyalahkan satu sama lain. Kita harus sama-sama konsolidasi, punya komitmen yang sama,” pesannya.

Dari sejumlah keterangan, aksi penyerangan oleh oknum supporter tak hanya merusak bus EPA Persib, tetapi juga penjarahan terhadap sejumlah barang-barang di dalamnya.

Baca juga: Telkom University Tetapkan Sanksi Bagi Empat Pelaku Bullying, dari Skorsing Hingga Drop Out

Penyerangan di rest area 360, Kabupaten Batang, Jawa Tengah pada Minggu (11/102026) malam itu, juga membuat sejumlah pemain Persib U-18 mengalami luka pada beberapa bagian tubuh mereka.

Pihak Polresta Batang terus melakukan pengusutan, bahkan salah seorang dari pelaku juga sudah diamankan polisi di wilayah Karawang, Jawa Barat, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *