Polisi Amankan Empat Terduga Pelaku Pukul Kapolsek dan Danramil di Karnaval Kecamatan Cicalengka

Bandung Raya696 Dilihat

Kabupaten Bandung – Perayaan HUT Kemerdekaan tingkat Kecamatan Cicalengka yang sedianya berlangsung penuh kegembiraan, justru berubah menjadi kericuhan ada Senin (17/8/2026).

Aksi baku hantam tak terhindarkan lagi saat kegiatan karnaval berlangsung di depan kantor Kecamatan Cicalengka. Kapolsek Cicalengka Kompol Ade Rahmat serta Danramil Kapten Inf Sumarna diduga menjadi korban.

Kapolsek dan Danramil yang bermaksud melerai keributan justru menjadi sasaran pemukulan yang diduga dilakukan sejumlah oknum warga atau peserta karnaval.

Baca juga: Dari Defile Pasukan Kebersihan Hingga 10 Ribu Porsi Sate Gratis untuk Warga Meriahkan HUT RI di Gesat

Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono dalam keterangannya membenarkan adanya peristiwa kericuhan dalam karnaval di Kecamatan Cicalengka pada pukul 11.45 WIB, membuat Kapolsek dan Danramil Cicalengka menjadi korban pemukulan.

“Benar, telah terjadi insiden pemukulan terhadap Kapolsek Cicalengka dan Danramil Cicalengka saat keduanya berupaya mengamankan keributan dalam kegiatan karnaval,” ujar Aldi.

Ia mengisahkan, kericuhan terjadi saat rombongan karnaval asal Desa Tenjolaya melintasi podium penilaian yang juga, tempat para unsur Forkopimcam berada.

Baca juga: Seribu Lebih Warga Binaan Dapat Remisi, Bupati Bandung Dorong Kemandirian Lewat Program Disnaker

Keributan tiba-tiba terjadi saat rombongan tersebut berada di depan podium, Kapolsek dan Danramil langsung turun dari podium dengan maksud melerai. Namun keduanya justru menjadi sasaran pemkulan.

Alih-alih mereda, keributan justru semakin parah, bahkan menurut keterangan Kapolresta Bandung, salah seorang anggota Ormas Pemuda Pancasila yang membantu pengamanan pun turut menjadi sasaran pemukulan, hingga membuat Kapolsek dan aanggota ormas mengalami luka di wajah.

Baca juga: Agustus, Hoaks, dan Tagihan 17+8

Melalui serangkaian penyelidikan yang dilakukan, polisi berhasil mengidentifikasi serta mengamankan beberapa orang sebagai terduga pelaku. Di antaranya RF, IA, YP, F, serta seorang yang mengenakan baju Karang Taruna.

“Kami akan menindaklanjuti kejadian ini secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kami juga mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan tindakan anarkis dan tetap menjaga situasi kamtibmas,” pesan Aldi.

Kapolresta juga meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan menyerahkan peanganan perkarakepada pihak kepolisian.

Baca juga: Peringati HUT Kemerdekaan RI, Wali Kota Cimahi Beberkan Capaian Program Pembangunan

Sementara proses penyelidikan masih terus dilakukan kepolisian guna mendapatkan rangkaian kronologi kejadian secara utuh dan lengkap.***(BS)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *