Dadang Supriatna Tegaskan Program Prioritas Tak Tersentuh Efisiensi Anggaran

Bandung Raya68 Dilihat

Kabupaten Bandung – Defisit anggaran yang terjadi, menyusul berkurangnya Dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) diakui Bupati Bandung Dadang Supriatna membuat pihaknya harus kembali memilah program yang ada.

Dalam rapat evaluasi, Senin (20/7/2026), Dadang menyebut Pemkab Bandung saat ini tengah melakukan pemetaan anggaran sebagai respons atas kondisi keuangan yang mengalami defisit.

Kendati kondisi keuangan tak sesuai harapan, pihaknya memastikan akan tetap mengamankan program prioritas yang manfaatnya langsung menyentuh masyarakat terhindar dari efisiensi.

Baca juga: Bupati Bandung Minta OPD Optimalkan Layanan Hotline, Respon Laporan Masyarakat Soal Kekeringan

“Hari Rabu kita finalisasi. Hari ini dan besok untuk mapping, mana yang kira-kira tidak manfaat, itu efisiensi,” ujarnya.

Di sisi lain, Pemkab Bandung terus berupaya meningkatkan fiskal dengan menggenjot pendapatan dari pajak daerah seperti dari sektor pariwisata.

Untuk yang satu ini, Pemkab mengaku terus memperkuat kolaborasi bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar dan PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *