Ratusan Masyarakat Kabupaten Bandung Gelar Unjuk Rasa Minta Program MBG Berjalan Normal

Bandung Raya83 Dilihat

Kabupaten Bandung – Sekira lebih dari 500 orang masyarakat mendatangi kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung dalam sebuah aksi unjuk rasa damai, Senin (22/6/2026).

Dalam aksi unjuk rasa tersebut, massa menuntut satu hal, yakni agar operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan normal seperti biasa.

Mereka berharap agar program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto itu terus dijalankan. Pasalnya, terdapat sejumlah pihak yang akan terdampak secara ekonomi jika pemberian makan untuk anak sekolah serta ibu hamil dan menyusui itu dihentikan.

Baca juga: Dorong Masyarakat Sehat dengan Aktif Bergerak, Dispora Kabupaten Bandung Gelar GEMAR

Salah seorang peserta aksi bernama Ujang menuturkan, mereka melakukan aksi agar program MBG terus dilanjutkan karena menganggap hal itu merupakan hak masyarakat.

“Kami dari unsur masyarakat seluruh Bandung Selatan. Sekitar 500 lebih yang ikut aksi ini. Permintaan kami agar MBG dinormalkan kembali,” Kata Ujang.

Tak hanya berdampak baik bagi masyarakat penerima manfaat, MBG menurut Ujang juga berdampak positif bagi kelangsungan ekonomi para relawan dan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Baca juga: PWI Kabupaten Bandung Kecam Aksi Oknum Wartawan Peras dan Intimidasi Pejabat

“Kita dari masyarakat menuntut hak-hak kita, terutama untuk relawan dapur dan UMKM juga terbantu dari adanya MBG itu, sambungnya.

Menanggapi dihentikannya operasional SPPG selama libur sekolah, Ujang mengaku hal tersebut merupakan hal yang biasa, namun masa libur kali ini dianggapnya terlalau lama.

“Soal libur MBG tutup, dari dulu memang normalnya begitu, tapi kemarin liburya terlau lama sampai tiga minggu. Harapannya bisa normal kembali MBG-nya berjalan,” ujarnya.

Baca juga: Tekan Angka Kemiskinan, Pemprov Jabar Lindungi Pekerja Informal dengan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

Dirinya mengaku, aksi yang dilakukan mendapat respon dari Pemkab Bandung yang bersedia mendrong agar MBG tetap berjalan normal sesuai tuntutan massa aksi.***(BS)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *