Di Tangan Dedi Mulyadi Empat Keraton Cirebon Segera Tampil Lebih Memikat

Jawa Barat62 Dilihat

Kota Cirebon – Empat keraton yang berada di Cirebon akan segera memiliki suasana baru melalui rencana revitalisasi yang disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Keempat keraton tersebut yakni Keraton Kasepuhan, Keraton Kanoman, Keraton Kacirebonan, dan Keraton Kaprabonan.

Rencana revitalisasi keempat keraton di Cirebon tersebut disampaikan Dedi Mulyadi dalam Kirab Budaya Makota Binokasih yang berlangsung di “kota udang” pada Minggu (10/5/2026).

Baca juga: Adira Expo Tebar Promo Permudah Warga Bandung Akses Solusi Finansial dari Adira Finance

Penataan akan dilakukan agar lebh bersih dan rapi, serta dapat meningkatkan daya tarik keempat keraton tersebut hingga dapat memikat wisatawan.

Menurut Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, seluruh kawasan keraton akan dibersihkan, termasuk jalan dan sungai yang mengalir hingga ke laut.

“Saya tak ada keinginan apapun kecuali legacy ketika memimpin, bahwa ketika Deddy Mulyadi memimpin dengan spirit Padjadjaran, Keraton Kasepuhan, Kacirebonan, Kanoman, Kaprabonan harus tertata rapi seperti masa lalu,” tegasnya.

Baca juga: Lima Pelaku Begal Sadis Sasar WNA Berhasil Ditangkap Polresta Bandung

Dalam pelaksanaannya, KDM menegaskan bahwa tak harus selalu menggunakan anggaran daerah (provinsi). Ia menyebut banyak pihak yang ingin berpartisipasi.

Dirinya mengaku mendapat cerita bahwa wisatawan ke Cirebon tak pernah bertahan lama. Mereka hanya menghabiskan waktu satu atau dua hari.

Maka rencana penataan dilakukan dirinya dengan harapan mengembalikan suasana yang akan membuat wisatawan terpikat dan mau menghabiskan waktu lebih lama di Cirebon.

Baca juga: Layaknya Tol, Jalan Provinsi Jawa Barat Diwacanakan KDM Berbayar

“Atmosfernya terlalu panas. Suasana historikal, suasana sosial, dan suasana cinta kasihnya hilang. Maka saya mengajak kepada Bupatinya juga Walikotanya, mari kita gunakan cinta dalam menata kota,” ujarnya.

Seolah mengantisipasi anggapan miring terkait rencananya tersebut, KDM menegaskan bahwa hal itu merupakan rencana baik untuk merawat dengan baik.

“Kita bukan menjual keraton tapi kita merawat keraton, kita bukan menjual makam tapi kita merawat makam,” tegasnya.

Baca juga: Pedagang Hewan Kurban dari Magetan Tawarkan Puluhan Sapi Sehat di Bandung

Sebelumnya, KDM sempat menyampaikan rencana penataan seluruh kawasan dan wilayah yang dilalui kirab budaya Mahkota Binokasih Napaktilas Padjadjaran.

Penataan akan dilakukan pihaknya agar keberadaan kekayaan sejarah budaya di Jawa Barat terlihat kembali, sekaligus mengembalikan estetika kota.

Dari beberapa wilayah yang sudah dilalui kirab budaya Milangkala Tatar Sunda, KDM mengaku akan membangun sejumlah pelataran khusus.

Baca juga: Terima Kunjungan Universitas Pakuan Bogor, Pangdam III Siliwangi Sampaikan Program inovatif Prajurit Bersekolah

Pelataran Cinta akan dirinya bangun di Karawang, sementra di Bogor akan dibanun pelataran Binokasih. Sedangkan tahun depan, dirinya menyebt akan membanun pelataran caruban di Cirebon.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *