KDM Segera Lanjutkan Tata Jembatan Cirahong, Rest Area Jadi Tambahan

Jawa Barat195 Dilihat

Kota Bandung – Cerita jembatan Cirahong masih menjadi perbincangan masyarakat dan warganet sejak munculnya video yang menunjukkan adanya dugaan pungutan kepada setiap warga yang melintas.

Padahal, jembatan legendaris peninggalan kolonial Belanda tersebut telah direvitaslisai oleh Pemerintah Provinsi(Pemprov) Jawa Barat sejak beberapa bulan lalu.

Dari peristiwa pungutan yang viral tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali mengeluarkan rencana merevitalisasi jembatan dengan panjang sekira 200 meter itu.

Baca juga: Update Pembangunan Underpass Gatot Subroto, Pemkot Cimahi Harap Akhir Mei Dimulai

Terbaru, Dedi Mulyadi berencana melakukan penataan lanjutan Jembatan Cirahong dengan menambahkan beberapa komponen penunjang keselamatan.

“Bantalan jembatan Cirahong kini sudah rapi, di atasnya ada lampu yang sifatnya sementara, agar tidak mengalami kegelapan ketika lewat,” kata Gubernur yang akrab disapa KDM itu.

Namun ia memastikan ada langkah penataan lanjutan yang akan segera dilakukan pihak Pemprov Jabar, diantaranya pengecatan ulang jembatan penghubung Tasikmalaya dan Ciamis itu.

Baca juga: Dinas PUPR Ungkap Konsep Besar Tata Ruang Kota Cimahi 20 Tahun Mendatang

Pengecatan akan segera dilakukan, mengingat ijinnya disebut KDM sudah didapatkan pihaknya dari Direktur Utama PT Kerta Api Indonesia (PT KAI) sebagai pemilik jembatan.

“Kemudian akan kami pasang lampu yang estetik, sehingga jembatan itu terlihat indah dipandang dari jauh maupun dari dekat,” ujanya.

Tak hanya itu, sebuah rencana besar juga disampaikan KDM melalui unggahan di media sosialnya, yakni berupa pembangunan rest area di sekitar jembatan.

Baca juga: Baznas Kabupaten Bandung Distribusikan Bantuan Non-ZIS untuk Pendidikan

Menurutnya, rest area yang dimaksud akan ditata sedemikian rupa, sehingga lebih menarik dan berpotensi menjadi sebuah destinasi wisata baru.

“Sebelum lokasi, ada rest area yang digunakan untuk pedagang yang akan kami tata dengan bangunan-bangunan khas Sunda, makanan khas dan berkarakter, sehingga akan menjadi destinasi,” imbuhnya

Tak hanya itu, lanjut KDM, jalan menuju jembatan akan dibuat lebih lebar dengan penataan lampu penerangan yang estetik dan memadai.

Baca juga: Tak Indahkan SE Gubernur Soal Kemudahan Bayar Pajak, Kepala Samsat Soetta Diberhentikan Sementara

Kendati masih memerlukan waktu dalam prosesnya, mantan Bupati Purwakarta itu memastikan kondisi Jembatan Cirahong sudah sangat aman.

Pada bantalan jembatan double deck (bersusun dua) tersebut telah dibuatkan garis pemisah dua lajur dengan warna kuning, yang mudah terlihat oleh para pengendara.

Jembatan Cirahong sempat menjadi srotan usau viralnya sebuah video unggahan warganet yang menampilkan adanya pungutan bagi setiap warga yang melintas. Meski disebut bukan hal wajib, namun pungutan tetap dianggap ilegal.

Baca juga: Selesaikan Sampah di Jabar, Dedi Mulyadi Teken Kesepakatan Bangun PLTSa Bersama Kementerian Lingkungan Hidup

Terhadap dalih pungutan tersebut untuk membantu biaya pengamanan, KDM menegaskan jika hal tersebut merupakan kewenangan pemerintah dan kepolisian.

“Kalau soal keamanan merupakan tanggung jawab aparat, baik desa, kecamatan, kabupaten, maupun jajaran kepolisian untuk memastikan warga terbebas dari kejahatan,” tegasnya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *