Mie Bakso Paling Diburu Saat Lebaran, Penjual Nikmati Omset Berlipat

Wisata48 Dilihat

Kota Cimahi – Menikmati ketupat yang dicampur opor ayam atau daging memang sudah menjadi tradisi sekaligus menu khas yang selalu tersaji saat hari raya Idulfitri tiba.

Namun, menikmati semangkuk mie bakso juga kini seakan menjadi trasidi saat hari raya tiba. Bahkan sejumlah orang mengaku bahwa menkmati mie bakso menjadi hal yang paling dinanti di hari raya.

Tingginya animo masyarakat menikmati mie bakso membuat hampir seluruh kedai bakso dipadati pengunjung. Mereka rela antri dan menunggu meja kosong demi semangkuk bakso yang pedas gurih.

Baca juga: Siap-siap, Hari Ini Mulai Berlaku Sistem One Way Arus Balik Lebaran 2026

Sejumlah warga mengaku memilih baks sebagai makanan di hari raya kerena rasanya yang segar, menjadi alternatif diantara banyaknya makanan di rumah dengan citarasa dan aroma bumbu yang kuat.

“Betul sekali, bakso itu lebih seger di mulut karena di rumah banayk makanan bersantan dan berbumbu yang cukup strong ya. Makan bakso jadi gak eneg gitu,” ungkap Wulan (35).

Warga Cicalengka, Kabupaten Bandung itu juga mengaku menikmati bakso bersama keluarga dan sahabatnya setiap lebaran seakan menjadi tradisi, meski hari-hari biasa pun seringkali menikmatinya.

Baca juga: Dishub Jabar Liburkan Sopir Angkot Cibadak Sukabumi: Kurangi Beban Arus Balik

Hanya saja disebut Wulan, sepanjang ramadan cukup sulit menikmati bakso karena pendeknya waktu makan saat berbuka puasa. Seperti disampaikan Reni (26) warga Cimahi.

“Selama puasa kita memang hampir gak pernah makan bakso, kadang penjualnya juga jarang dan kapan kita makannya juga, karena waktunya pendek,” ujarnya.

Apa yang disampaikan Wulan persis seperti pengamatan Warta Pajajaran di lapangan. Banyak diantara kedai bakso justru berhenti beroperasi saat Ramadan tiba. Banyak penjual justru memilih mudik di awal puasa.

Baca juga: Dedi Mulyadi Ultimatum Juru Parkir Dadakan di Area Fasilitas Pemprov Jabar

Salah satu kedai bakso di jalan Kolonel Masturi, Kota Cimahi yang sering disebut Mas Mantep misalnya, memilih berhenti berjualan sepanjang Ramadan dan menghabiskan waktu satu bulan di kampung halamannya.

“Kalau saya dan beberapa teman sesama penjual bakso, tradisi kita kalau puasa itu gak jualan. Justru kita mudik dan berpuasa di kampung, nah seminggu sebelum lebaran kita balik siap jualan lagi,” ungkapnya.

Momen lebaran diakui pria asal Kebumen itu menjadi waktu yang paling ia jagokan dalam berjualan bakso.Tak tanggung-tanggung, omset yang didapatkan bisa lebih dari 100 persen dari hari biasa.

Baca juga: Penuhi Nazar, Kapolresta Bandung Hadiahi Pemudik Asal Tegal Sebuah Sepeda Motor

“Alhamdulillah kalau omset saya saja yang kecil begini bisa dua kali lipat malah lebih sedikit, dibanding hari biasa. Apalagi teman-teman yang sudah cukup terkenal mungkin bisa lebih dari 150 persen omsetnya,” imbuh Mantep.

Makan bakso di hari lebaran kini menjadi tradisi baru di Indonesia, meski sebenarnya kegiatan tersebut sudah berlangsung cukup lama.

Meski demikian, mie ayam juga perlahan mulai muncul di momen yang sama. Terlebih tak sedikit kedai bakso mulai menawarkan mie ayam sebagai menu tambahan. Baraya Pajajaran termasuk kelompok yang mana, mie bakso atau mie ayam?
***(Danny)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *