Seribu ASN Kabupaten Bandung Diduga Masih Terlibat Judol, Bupati: Ini Keterlaluan

Bandung Raya68 Dilihat

Kabupaten Bandung – Keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Bandung dalam praktik judol (judi online) ternyata belum selesai. Diketahui masih ada 1.000 ASN Pemkab Bandung masih terlibat praktek haram itu.

Dalam acara siraman rohani bagi ASN di komplek Pemkab Bandung, Senin (5/10/2026), Bupati Bandung Dadang Supriatna dengan tegas mengatakan, bahwa tidak ada toleransi bagi ASN yang masih terlibat judol.

Ia juga meminta agar dilakukan penguatan pembinaan spiritual bagi para ASN di Kabupaten Bandung untuk membentengi mereka dari praktek judi.

Baca juga: Kapolresta Bandung Hadiri Pameran Alutsista HUT ke81 TNI di Soreang

Terhadap 1.000 pegawai Pemda Kabupaten Bandung yang masih terlibat judol, Dadang mengingatkan bahwa tidak seorang pun yang menjadi kaya raya berkat bermain judi.

“Ini keterlaluan. Saya minta seluruh ASN menghentikan kebiasaan ini. Tidak ada yang kaya dari judi. Itu hanya khayalan,” tegasnya.

Dikatakan Bupati, berdasarkan catatan yang didapatkannya, praktek judol dengan melibatkan ASN di sepanjang 2024 lalu telah mencapai transaksi hingga total Rp4,4 miliar.

Baca juga: Pesan KDM Kepada Wartawan Saat Pelantikan Ketua PWI Jawa Barat

Ia mengingatkan jajarannya untuk memilih sumber pembiayaan yang lebih sehat, yakni koperasi KORPRI. Dengan demikian, koperasi tersebut juga akan semakin kuat ketika diakses sebagai sumber pinjaman modal usaha.

“Kalau ada keperluan, gunakan Koperasi KORPRI. Jangan pakai judi online dan pinjol,” ujarnya.

Dalam acara tersebut Dadang mengingatkan pentingnya peningkatan pemahaman agama sebagai benteng mental. Karena menurutnya, lemah aspek spiritual akan berdampak pada gangguan mental hingga munculnya perilaku destruktif.

Baca juga: Jaga Stok BBM Bersubsidi Akhir Tahun, Pemkab Bandung Ajukan Tambahan Kuota

“Tanpa agama, kita akan rusak. Manusia tidak sempurna kalau tanpa agama,” tegasnya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *