PTDI-Koharmatau Perkuat Kerja Sama Pemeliharaan Pesawat TNI AU

Nasional34 Dilihat

Kota Bandung – PT Dirgantara Indonesia (PTDI) kembali memperkuat kerja sama dalam bidang kedirgantaraan. Kerja sama kai ini dilakukan perusahaan pelat merah itu dengan Komando Pemeliharaan Materiel Angkatan Udara (Koharmatau).

Penandatanganan kerja sama PTDI-Koharmatau dilakukan oleh Direktur Utama PTDI Gita Amperiawan bersama Komandan Koharmatau Marsekal Muda TNI Rudolf P. Buulolo, di Koharmatau, Kamis (17/9/2026).

Dalam perjanjian yang ditandatangani, kedua belah pihak sepakat bekerja sama dalam melakukan perawatan terhadap pesawat terbang dan helikopter milik TNI Angkatan Udara (TNI AU).

Baca juga: Ini Alasan Wakapolresta Bandung Serahkan Tugas dan Tanggung Jawab Kepada Kapolresta

Kerja sama tersebut dianggap mampu menyatukan kekuatan dua pihak, yakni kapabilitas industri PTDI dengan sumber daya yang dimiliki TNI AU.

“Kerja sama ini menjadi hal penting untuk memastikan kemampuan armada tetap terjaga dan memenuhi Optimum Essential Force TNI AU,” tutur Gita Amperiawan.

Bagi PTDI, kata Gita, kerja sama tersebut merupakan komitmen perusahaan dalam memberikan dukungan terhadap upaya pemeliharaan alutsista (alat utama sistem pertahanan) milik TNI AU.

Baca juga: Pendidikan Pariwisata Dituntut Cetak Talenta, Bukan Sekadar Pekerja

Dijelaskan secara teknis pemeliharaan pesawat da helikopter dalam kerja sama tersebut, Koharmatau akan menyediakan personel, peralatan fasilitas, hingga Ground Support Equipment (GSE).

Sedangkan PTDI juga akan menyediakan personel untuk mendukung pekerjaan, memberi dukungan teknis, untuk menjaga agar pesawat TNI AU selalu dalam kondisi siap beroperasi.

Menurut Komandan Koharmatau Marsekal Muda TNI Rudolf P. Buulolo, mengatakan jika kerja sama yang dibangun bersama PTDI itu menjadi hal penting, lebih dari sekadar bersama-sama memelihara pesawat atau helikopter milik TNI AU.

Baca juga: Ini Alasan Wakapolresta Bandung Serahkan Tugas dan Tanggung Jawab Kepada Kapolresta

“Kerja sama ini memiliki arti penting, bukan hanya dalam mendukung pelaksanaan pemeliharaan, tetapi juga dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, memperkuat transfer pengetahuan dan pengalaman, serta membangun kemampuan pemeliharaan yang semakin mandiri dan berkelanjutan.” kata Rudolf.***(BS)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *