Pemprov Jabar-Henan Sepakat Kembangkan Kerja Sama Berbagai Sektor Industri

Jawa Barat16 Dilihat

Kota Bandung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan Provinsi Henan, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) sepakat mengembangkan kerja sama berbagai bidang, termasuk agrikultur, industri kendaraan listrik, pangan, pariwisata, hingga kebudayaan.

Kesepakatan kerja sama tersebut terungkap dari pertemuan antara Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan dengan delegasi Provinsi Henan, Wang Song, saat berkunjung ke Bandung, Kamis (3/9/2026).

Mengutip Humas Jabar, proses persiapan kerja sama sudah dilakukan oleh kedua belah pihak. Pemprov Jabar sendri saat ini tengah menginventarisasi barang dan jasa yang sekiranya dibutuhkan masyarakat Provinsi Henan.

Baca juga: Serunya Jalan-jalan ke Kampung Cibunut, Kampung Bersih dengan Warna Warni Mural Menakjubkan

Langkah inventarisasi menurut Erwan Setiawan sangat penting dilakukan kedua belah pihak, agar saat tiba waktunya penandatanganan kesepakatan (MoU) nanti dapat dengan cepat ditindaklanjuti.

“Termasuk tadi dari Provinsi Henan sangat tertarik untuk kerja sama dengan PT Ultrajaya (Padalarang), karena mereka kemarin sudah berkunjung kesana dan akan segera tindak lanjut. Itu acara B2B (business-to-business),” kata Erwan.

Dalam keterangannya, Wagub menyinggung pentingnya kerja sama perdagangan dengan Provinsi Henan sebagai antisipasi dan alternatif jika menghadapi situasi global yang menganggu pasokan gandum dan kedelai dari Amerika.

Baca juga: Resmi Terima Mandat Pimpinan Pusat, Faisal Haris Tancap Gas Pimpin JWI Jawa Barat

Kerja sama dilakukan agar Indonesia masih bisa mendapat pasokan kedua komoditas tersebut tanpa harus selalu mengandalkan Negeri Paman Sam. Pasalnya, gandu dan kedelai menjadi komoditas unggulan Henan, sehingga siap memasok.

“Kita harus punya sumber lain apabila terjadi sesuatu (isu) global ya, dengan Amerika segala macam, Tiongkok saya kira bisa kita ambil,” sambungnya.

Di sektor pariwisata, kedua provinsi beda negara itu menurut Kepala Disparbud Jabar Iendra Sofyan, sangat potensial melakukan kerja sama. Terutama dalam hal saling melengkapi wisata alam, saat Henan tak punya laut maka Jabar memilikinya.

Baca juga: Tanpa Repot Turun dari Kendaraan, Bayar PKB Lebih Mudah dengan Samsat Drive Thru

“Mereka tidak punya laut. Oleh sebab itu kita bisa menawarkan laut di sini. Kalau pegunungan mungkin sama (daya tariknya),” ujarnya.

Tak hanya antar pemerintah, kerja sama sektor pariwisata dan budaya juga dapat diperkuat melalui hubungan antar pelaku industri, seperti antar agen atau operator perjalanan wisata.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *