Groundbreaking TPPAS Legok Nangka Lahirkan Harapan Baru Penyelesaian Sampah Bandung Raya

Jawa Barat27 Dilihat

Kabupaten BandungGroundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka, Kabupaten Bandung, memberikan harapan baru penyelesaian persoalan sampah di wilayah Bandung Raya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi usai melakukan groundbreaking pembangunan TPPAS Legok Nangka mengatakan proyek tersebut merupakan realisasi komitmen Pemprov Jabar dalam menyelesaikan persoalan sampah di Bandung Raya.

Seperti diketahui, TPPAS Legok Nangka diproyeksikan menjadi tempat Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dengan menggandeng perusahaan asal Jepang.

Baca juga: Tegas, Wali Kota Farhan Bakal Meja Hijaukan Penebang Pohon di Jalan Riau

“Kami ingin menjadikan persoalan sampah bukan lagi sebagai beban, tetapi sebagai sumber daya yang dapat memberikan nilai tambah melalui energi bersih, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup masyarakat Jawa Barat,” tutur Kang Dedi Mulyadi (KDM), Rabu (29/7/2026.

Dengan teknologi waste to energy, TPPAS Legok Nangka nantinya akan mampu mengolah hingga 2.131 ton sampah per hari untuk diubah menjadi energi listrik.

Dengan demikian, keberadaan TPPAS yang berlokasi di Kabupaten Bandung itu memiliki manfaat ganda, yakni mengurangai sampah secara signifikan sekaligus menghasilkan energi listrik yang memberikan manfaat lebih.

Baca juga: Inilah Keunggulan Pesawat NC212i Buatan PT Dirgantara Indonesia, Siap Dukung Berbagai Operasi TNI

Proyek tersebut juga mendapat apresiasi dari pemerintah pusat melalui Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung. Wamen menyebut, proyek Legok Nangka akan meahirkan multiplier effect yang sangat luas.

Tak hanya soal penyelesaian sampah dan memproduksi energi listrik, TPPAS Legok nangka menurutnya akan memberi kontribusi terhadap produksi energi bersih.

Keberadaannya juga akan menciptakan lapangan kerja baru, turut meningkatkan perekonomian daerah, hingga berkontribusi pada penurunan emisi.

Baca juga: Penuhi Pesanan Kemhan RI, PTDI Kembali Kirimkan Pesawat NC212i ke Pangkalan TNI AU

“Proyek ini diharapkan menjadi percontohan nasional untuk pengembangan waste to energy di Indonesia, sekaligus menjadi fondasi percepatan implementasi proyek serupa melalui kolaborasi yang solid,” kata Wamen Yuliot.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *