Mengejutkan, Wakil Wali Kota Bandung Akui Tak Pernah Dilibatkan dalam Pembahasan Kebijakan

Bandung Raya99 Dilihat

Kota Bandung – Sebuah pernyataan mengejutkan disampaikan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin. Dirinya mengaku tak pernah sekalipun dilibatkan dalam berbagai pembahasan penting.

Kepada sejumlah awak media, Senin (6/7/2026), Erwin menyebut dirinya tak pernah diajak Wali Kota Muhammad Farhan dalam pembahasan berbagai program, kebijakan, hingga soal anggaran.

“Terus teang saja, saya selama ini tidak pernah diajak oleh wali kota mulai dari pergeseran anggaran, anggaran perubahan, APBD, program kerja Kota Bandung, rotasi mutasi, belum pernah diajak,” kata Erwin.

Baca juga: Pemkot Cimahi Lakukan Evaluasi Internal Pelaksanaan Reformasi Birokrasi, Diskominfo Raih Nilai Tertinggi

Jika mendengarkan pernyataan Erwin, hampir seluruh tugas dan kewenangan pimpinan Kota Bandung tak pernah sekalipun melibatkan dirinya.

Tak hanya soal anggaran dan program, kebijakan rotasi dan mutasi pegawai Pemkot Bandung pun ia mengaku tak pernah mengetahuinya. Padahal kata Erwin, jabatan keduanya ibarat suami istri yang semestinya saling melengkapi.

“Dulu juga sudah dilantik hanya beberapa kali pertemuan saya gak pernah dilibatkan dalam program-program kota Bandung. Cuma kemarin saja terakhir saya diajak rapat pimpinan beliau saya gak bicara apa-apa,” ucapnya.

Baca juga: Pemkot Bandung Sebut Eksistensi Puluhan Sentra Industri Jadi Penyumbang PDRB Terbesar

Meski begitu, Erwin menegaskan bahwa dirinya hingga saat ini masih memiliki fungsi evaluasi dan pengawasan seperti yang dimiliki pimpinan daerah pada umumnya.

Sehingga selama ini diakuinya hanya bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Dalam arti, Erwin hanya bekerja sesuai perintah dari wali kota.

Ia mencontohkan ketika dirinya ditunjuk menjadi Ketua Satgasus penertiban di Kota Bandung, dilaksanakannya hingga menurutnya tuntas.

Baca juga: Menjelajah Ragam Kuliner Olahan Tahu Bandung di Festival All About Tahu

“Makanya saya ditunjuk Pak Wali sebagai ketua satgasus saya jalankan sesuai tugas saya, mulai dari minuman, prostitusi. Sekarang katanya sudah diserahkan kepada Pak Sekda, berarti sudah bukan tugas saya lagi,” ujarnya.

Politisi PKB itu mengatakan telah menyampaikan beberapa masukan kepada Farhan. Namun menurutnya semua bergantung pada keputusan wali kota sendiri.

Hanya saja, lanjut Erwin, dirinya akan menyanyakan soal janji politik yang pernah disampaikan saat kampanye, yang merupakan janji paket pasangan dirinya dengan Farhan.

Baca juga: Bupati Bandung Minta ASN Maksimalkan Program: Ekspektasi Masyarakat Makin Tinggi

“Yang pasti saya ingin mengawal yang menjadi janji politik kita ke masyarakat bisa berjalan,” imbuhnya.

Disinggung terkait komunikasi antara keduanya, Erwin mengaku sangat jarang hal itu terjadi. Namun dirinya menyebut pernah menyampaikan kepada wali kota bahwa diantara keduanya harus saling melengkapi.

“Terakhir berkomunikasi waktu saya diajak ikut rapat pimpinan sempat ngobrol sebentar, sampai sekarang belum berkomunikasi lagi,” katanya.

Baca juga: Polresta Bandung Run Jadi Perekat Sinergitas Polri dan Masyarakat di Puncak Hari Bhayangkara ke-80

Meski kondisi kurang baik dialami saat ini, Erwin mengatakan dirinya masih mendapat dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tempat dirinya bernaung.

Bahkan seluruh hal yang terjadi, menurutnya sudah ia sampaikan kepada PKB. Ia memastikan partainya itu tetap memberikan dukungan penuh terhadap perjalanan dirinya.

“Alhahamdulillah kalau partai mah support 100 persen. Karena walau bagaimanapun saya 15 tahun menjadi ketua partai. Dari nol kursi sekarang tercipta lima kursi di DPRD Kota Bandung, ada anggota Provinsi, DPR RI, dan wakil wali kota Bandung,” tegasnya.

Baca juga: ICW Laporkan Dugaan Pelanggaran Adiministratif Pimpinan BGN Ke Ombudsman RI

Erwin berharap kejadian ini merupakan bagian dari proses yang akan membuat keduanya bisa kembali bersinergi serta berbagi tugas dalam memimpin Kota Bandung.

“Saya memimpin itu memakai kaidah usul fikih, bahwa tindakan-tindakan saya ini insya Allah berlandaskan kepada kemaslahatan umat. Silakan cek apa persoalan Kota Bandung yang tidak selesai oleh saya,” pungkasnya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *