Jakarta – PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dan Bell Texton Inc. (Bell) merayakan 40 tahun kerja sama kedua perusahaan dalam mewarnai dunia kedirgantaraan.
Uniknya, perayaan empat dekade kemitraan PTDI dan Bell dilaksanakan di hari kedua Indonesia International Search and Rescue (IISAR) 2026, di Pantai Indah Kapuk 2, Jakarta, Sabtu (1/7/2026).
Direktur Niaga dan Pengembangan PTDI, Moh. Arif Faisal mengatakan, waktu 40 puluh tahun yang dilalui menandakan sebuah hubungan yang konsistensi antar kedua perusahaan.
Baca juga: Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditetapkan Tersangka, Polri dan Kejagung Rajut Kongsi
Hubungan tersebut terbangun dari kepercayaan dan komitmen dari PTDI dan Bell melalui berbagai pengembangan layanan secara terintegrasi, mulai dari perakitan, pemeliharaan, hingga layanan purnajual.
“Kami percaya bahwa dengan menggabungkan pengalaman global Bell dan kapabilitas industri PTDI, kita dapat terus menghadirkan solusi terbaik bagi pelanggan, sekaligus mendukung pertumbuhan industri dirgantara di Indonesia dan Kawasan Asia Pasifik,” ujarnya.
Kolaborasi yang terjalin selama 40 tahun itu juga mendapat apresiasi dari Business Development Director Bell, Yudhistira Nugraha. Secara singkat ia mengisahkan ihwal terjalinnya kerja sama Bell dnegan PTDI.
Baca juga: Termasuk Kafe Cipete, Ini Hasil Penggeledahan Polisi dari 12 Lokasi
“Kerja sama ini dimulai dari produksi komponen helikopter untuk Bell dan dilanjutkan pada tahun 2012 melalui penandatanganan Industrial and Commercial Agreement,” ungkap Yudhistira.
Ia memandang perjanjian tersebut membuat PTDI melakukan lebih banyak hal, lebih dari sekadar penjualan helikopter kepaa Bell. Langkah BUMN itu menurutnya terus berkembang hingga mampu melakukan penyelarasan Bell 412 sesuai kebutuhan end user.
“Kami berkomitmen untuk memperkuat dan meningkatkan kerja sama kami dengan PTDI,” tandasnya.
Baca juga: Jampidsus Mengundurkan Diri, Kejagung Pastikan Tak Ganggu Penegakkan Hukum di Gedung Bundar
Lalu, apa saja yang dilakukan PTDI dan Bell selama 40tahun terakhir?
Dalam keterangan resmi, PTDI mengaku telah berkolaborasi bersama Bell dalam pengembangan industri helikopter di Indonesia.
Pada ajang Indo Defence 2024 Expo & Forum, PTDI dan Bell bersepakat memperkuat kolaborasi dalam penyediaan helikopter Bell bagi TNI dan instansi pemerintah.
Baca juga: Polresta Bandung Gagalkan Rencana Penyerangan Kelompok Remaja Bersenjata
Dalam kesepakatan tersebut, tertuang bahwa PTDI memiliki peran sebagai mission equipment integrator untuk mendukung berbagai misi.
Dalam kesepakatan juga diatur soal pengembangan layanan purna jual bagi operator helikopter Bell di Indonesia, serta rencana perluasan kerja sama melalui peningkatan kewenangan PTDI dalam pemasaran dan penjualan helikopter Bell 505.
Tak hanya di Indonesia, kewenangan tersebut didapatkan PTDI untuk memperluas pemasaran helikopter misi khusus hingga kawasan ASEAN.***(BS)































