KDMP Lengkong Sukses Budidaya Cabai Merah, Pemkab Bandung Dorong Penguatan Modal

Bandung Raya29 Dilihat

Kabupaten Bandung – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Lengkong, Kabupaten Bandung, menjadi sorotan usai kesuksesannya dalam melakukan budidaya cabai merah Tanjung.

Kesuksesan budidaya cabai merah Tanjung juga ditunjukkan dengan hasil panen yang melimpah di lahan pertanian KDMP Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, Jumat (19/6/2026).

Bupati Bandung Dadang Supriatna yang menghadiri panen raya cabai merah Tanjung itu mengatakan, KDMP di Desa Lengkong tersebut merupakan salah satu koperasi yang sudah menjalankan kegiatan usaha dengan sangat baik melalui budidaya cabai.

Baca juga: Setop Operasional SPPG Selama Libur Sekolah, BGN Klaim Selamatkan Anggaran 3,4 Triliun

Ia mengapresiasi langkah usaha KDMP Lengkong, karena menurutnya cabai merah merupakan salah satu komoditas yang memiliki potensi ekonomi cukup menjanjikan.

Diketahui, dalam satu hektar tanaman cabai merah dapat menghasilkan panen senilai Rp500 juta per tahun. Saat ini, luas lahan yang dikelola KDMP Lengkong baru 3.700 meter persegi, padahal lahan yang tersedia mencapai 10 hektar.

“Kalau satu hektare bisa menghasilkan hampir Rp500 juta per tahun, maka dengan potensi lahan sekitar 10 hektare, nilai produksinya dapat mencapai sekitar Rp5 miliar per tahun,” ungkap Dadang Supriatna.

Baca juga: 265 Prajurit Siswa Ikuti Dikmaba Kowad TA 2026, Dankodiklatad Pimpinan Upacara Pembukaan

Namun Bupati menyadari bahwa keterbatasan permodalan menjadi tantangan KDMP sendiri untuk bisa memperluas budidaya komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi tersebut.

Dalam kesempatan panen raya itu, ia bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung siap mendorong koperasi tersebut untuk bisa mengakses permodalan melalui berbagai skema yang ada.

“Ada dua skema yang bisa dimanfaatkan. Pertama melalui LPDB yang akan kami usulkan, dan kedua melalui KUR dengan bunga yang relatif rendah sehingga dapat membantu koperasi mengembangkan usahanya,” jelasnya.

Baca juga: Sambut Usia Perak Kota Cimahi, KMP-CO Sampaikan Catatan Kritis dan Pekerjaan Rumah Pemerintah

Bupati memandang potensi pasar yang sangat terbuka saat ini menjadikannya semakin yakin pengatan modal KDMP perlu dilakukan. Keberadaan SPPG misalnya, menjadi peluang besar yang bisa menyerap hasil panen.

“KDMP Lengkong bisa menjadi produsen sekaligus offtaker. Pasarnya sudah tersedia sehingga hasil panen tidak perlu dipasarkan jauh-jauh,” tuturnya.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *