Perjalanan Hidup Husna Queensyatila Buktikan Ada Proses Dari Keinginan Wujudkan Mimpi

Nasional195 Dilihat

Jakarta – Industri kreatif seringkali disebut sebagai sebuah model bisnis yang paling relevan dan mampu bertahan di tengah era disrupsi seperti saat ini.

Namun sesuai istilahnya, membangun industri kreatif memang harus benar-benar kreatif, dalam arti sangat besar kemungkinan melalui jalan yang penuh tantangan selain dari inovasi yang tak ada henti.

Tak ada salahnya jika kita mencontoh beberapa orang yang telah mereguk susksesnya membangun industri kreatif, seperti Husna Queensyatila, perempuan yang memiliki mimpi dan berhasil mewujudkannya.

Baca juga: Pesan Pangdam III Siliwangi, Iduladha Jadi Momentum Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Perjalanan dimulai ketika Husna masih duduk di bangku kuliah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Kala itu mimpinya terdengar sederhana, hanya ingin “bermanfaat”.

Semangat pantang menyerah dan selalu mencoba hal baru mungkin menjadi fondasi yang benar-benar jadi pijakan untuk setiap langkah Husna selanjutnya.

Menariknya, ide baru nan segar selalu muncul, termasuk ketika ia bersama tim menggagas laundry syariah yang saat itu ia beri brand “Ath-Thura”.

Baca juga: Batal Berangkat Naik Haji, Menkeu RI Kurban Dua Ekor Sapi

Ide tersebut ia munculkan bersama tim saat mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) di kampusnya.

Dijelaskan Husna, usaha laundry dengan pendekatan syar’i itu tak hanya melekat pada brand, tetapi juga pada operasional usaha yang tidak menggunakan deterjen kimia, tetapi sesuatu yang alami.

Alhasil, konsep usaha yang digagas bersama timnya itu berbuah manis setelah meraih penghargaan di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-25.

Baca juga: Tiga Hari KDM Fokus Selesaikan Tumpukan Sampah Bandung Raya, Termasuk Pasar Ciwastra

Dua medali ia dan tim raih di ajang tersebut yakni medali setara emas untuk kategori poster, serta medali setara perak untuk kategori presentasi.

PIMPNAS ke-25 ternyata menjadi awal Husna meyekini bahwa keberhasilan harus dibeli dengan kreativitas, rasa berani mencoba, serta konsisten.

“Dari dulu saya percaya bahwa perempuan bisa membangun sesuatu dari ide sederhana. Yang penting berani memulai dan terus berkembang,” ujar ibu Husna.

Baca juga: RUPS Defend ID Ungkap Laba Bersih PTDI Capai 345,97 Persen

Pengalaman Husna muda itu seakan menjadi modal besar bagi dirinya untuk selalu berinovasi serta beran melakukan hal yang terbilang baru.

Seperti bisnis yang ia geluti hingga kini, yaitu bisnis yang berkecimpung di dunia jasa wedding event and celebration dengan brand “Queensyatila Lumiere”.

Diakui Husna, bisnis yang satu ini terlahir murni dari passion dirinya yang selalu menyukai sesuatu hal yang berhubungan dengan keindahan, detail, service, serta meaningful moments.

Baca juga: Hewan Kurban Bantuan Presiden Dipotong di Wilayah Langganan Banjir Kabupaten Bandung

Sekilas bisnis ini mungkin terdengar biasa, tak ubahnya sebuah wedding organizer atau catering yang hanya support wedding event.

Queensyatila Lumiere menurut Husna sangat spesifik menawarkan pelayanan yang sangat personal dan menciptakan perayaan yang sarat emosional.

Karena bagi Husna, pernikahan bukan hanya bicara tentang megahnya acara, melainkan sebuah perjalanan cinta sepasang mempelai yang harus melahirkan kenangan abadi yang akan diingat sepanjang waktu.

Baca juga: Ini Alasan Bojan Hodak Mundur dari Kursi Pelatih Persib, Haturnuhun Coach!

Prinsip hidup ingin bermanfaat, menjadi standar dirinya mempersembahkan pelayanaan Queensyatila Lumiere yang mampu mendukung pasangan mewujudkan momen yang hangat dan emosional.

Jika perempuan seringkali disebut makhluk yang bisa melakukan banyak hal dalam waktu bersamaan, hal itu terbukti pada diri Husna.

Di tengah kesibukannya mengelola bisnis tersebut, Husna juga aktif sebagai praktisi kesehatan mental perempuan sekaligus seorang hipnoterapis tersertifikasi, dengan gelar CHt (Certified Hypnoterapist) .

Baca juga: Pendaftaran Sekolah Maung Dimulai, KDM Ancam Copot Kepsek dan Panitia Terima Titipan

Beberapa kegiatan seringkai ia jalankan, seperti edukasi terkait self-love, emotional balance, hingga seminar pengembangan diri perempuan. Ia juga tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Wanita Mandiri Indonesia (APWMI).

Seluruh perjalanan yang dilalui menunjukkan terjadinya transformasi nyata pada diri Husna, yang juga tumbuh sepanjang hidupnya.

Perjalanan hidup perempuan bernama lengkap Husna Queensyatila, SE, CH,Cht dapat menginspirasi seluruh perempuan Indonesia bahwa setiap mimpi tak selamanya terwujud instan, namun selalu ada proses yang harus dilalui.

Baca juga: Masyarakat Antusias Sambut Pasar Murah Pemprov Jabar Jelang Idul Adha 1447 H

Namun, fondasi yang kuat juga menjadi modal dasar mewujudkan mimpi, yakni berani mencoba, dan konsisten terhadap perjuangan yang dilakukan.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *