Menarik Perhatian, Prabowo Kisahkan Menteri Tanya Soal Pemenang Tender dari PDI Perjuangan

Nasional220 Dilihat

Jakarta – Sebuah pernyataan menarik perhatian meluncur dari Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026).

Disela-sela pidato dengan materi penyampaian kerangka ekonomi makro (KEM) yang menjadi dasar Rancangan APBN 2027, Prabowo Subianto berkisah soal proyek.

Saat itu Prabowo menceritakan tentang kebiasaan menterinya yang selalu meminta pendapat terkait pelaksanaan sebuah proyek.

Baca juga: Pangdam III Siliwangi Tentang TMMD: Bantu Masyarakat Percepat Pembangunan Wilayah

Hal menarik dari ceritanya tersebut adalah ketika dirinya menyebut nama partai besutan Megawati Soekarnoputri, yakni PDI Perjuangan.

“Saya selalu mengatakan menteri-menteri minta petunjuk “Pak ini bagaimana Pak, ada proyek, ada tender tapi di belakangnya PDIP”, menteri-menteri bener kan?,” tanya Prabowo.

Kalimat tersebut sontak membuat seisi Gedung Nusantara dipenuhi gelak tawa dan tepuk tangan para Anggota DPR RI.

Baca juga: Prabowo Ungkap Alasan Kehadirannya di Sidang Paripurna DPR RI

Namun Prabowo melanjutkan, apa yang ditanyakan menterinya tersebut diakuinya bukan sebuah masalah.

Ia bahkan menjawab pertanyaan sang menteri, bahwa siapapun pemenang tender harus diakui tanpa memperhatikan latar belakang politiknya.

“Tapi apa jawaban saya? tidak ada masalah. Kalau dia menang, menang aja. Jangan lihat latar belakangnya,” imbuhnya.

Baca juga: Selesai Pembongkaran PKL Cicadas, Farhan Pastikan Segera Tata Infrastruktur Dasar

Uasai mendapat sambutan tepuk tangan dari para legislator, Presiden Prabowo kemudian mengungkapkan bahwa dirinya telah banyak dibantu Ketua umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Terlebih saat dirinya tidak dalam posisi sebagai penguasa, Megawati menurutnya telah membantu dalam bidang ekonomi.

“Saya mau terbuka, saya gak berkuasa waktu itu alias luntag lantung lah. Ibu Megawati Soekarnoputri mengatakan “kalau memang Prabowo yang menang tender itu jangan diganggu, teruskan”,” sambungnya.

Baca juga: Maknai Semangat Harkitnas, Wali Kota Cimahi: Titik Refleksi Pengabdian Kepada Masyarakat

Pengalaman tersebut diakui Ketua Umum Partai Gerindra itu menjadi pelajaran baginya saat kini sedang memegang kekuasaan.

“Saya sekarang mengikuti contoh beliau, saya sekarang presiden tidak boleh lihat latar belakang politik. Kalau dia benar, dia menang dengan benar, harus kita berikan,” tegasnya.

Pernyataan dalam pidato tersebut menjadi menarik perhatian publik, mengingat sejauh ini kubu PDI Perjuangan kerap berseberangan dan mengkritisi sejumlah kebijakan Prabowo Subianto.

Yang juga menjadi menarik dari Sidang Paripurna DPR RI ke-19 tersebut adalah untuk kali pertama Presiden hadir dan menyampaikan langsung KEM dan Kebijakan Fiskal RAPBN.***(Heryana)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *